15 Khasiat Rebusan Jahe, Serai, dan Gula Merah, Apa Saja?

Kompas.com - 16/09/2020, 11:22 WIB
Ilustrasi rebusan jahe dan sereh shutterstockIlustrasi rebusan jahe dan sereh
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Serai atau sereh dan jahe sudah lama terbukti sebagai rempah yang berkhasiat untuk tubuh. Sehingga, air rebusan keduanya dianggap dapat membantu meredakan berbagai penyakit. Agar lebih lezat, kita pun bisa menambahkan gula merah ke dalam campuran tersebut.

Khasiat rebusan jahe, serai, dan gula merah antara lain bisa mencegah berbagai penyakit berbahaya seperti jantung dan darah tinggi, hingga membantu menyehatkan pencernaan. 

Manfaat rebusan sereh dan jahe sudah digadang-gadang sejak dahulu kala. Namun, biasanya klaim tersebut hanya didasarkan pada cerita turun-temurun.

Ternyata secara ilmiah, manfaat jahe maupun sereh juga bisa dibuktikan. Berikut ini beberapa khasiat yang bisa didapatkan apabila kita mengonsumsi keduanya.

1. Mencegah berbagai penyakit berbahaya

Baik jahe maupun serai, merupakan rempah yang kaya akan antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas berlebih.

Radikal bebas sendiri bisa memicu terjadinya berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, kanker, atau penyakit saraf seperti Alzheimer dan Parkinson

2. Meredakan peradangan di tubuh

Minum air rebusan sereh dan jahe juga bisa menbantu meredakan peradangan di tubuh, karena keduanya memiliki sifat antiinflamasi.

Inflamasi atau peradangan biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, pola makan yang kurang sehat, hingga alergi.

Baca juga: Mari, Kenali Manfaat Minuman Jahe bagi Kesehatan

3. Mengobati mual

Jahe sudah sejak lama digunakan sebagai obat mual alami. Sehingga saat merasa mual dan ingin muntah, tidak ada salahnya mengonsumsi air rebusan jahe dan serai.

4. Menyehatkan pencernaan

Minum air rebusan sereh bisa membantu meredakan sakit perut, kram perut, maupun masalah pencernaan lainnya.

Menurut penelitian, sereh juga baik untuk mengatasi tukak lambung dan melindungi lapisan lambung dari kerusakan.

5. Menurunkan tekanan darah

Mengonsumsi air rebusan serai secara rutin dinilai bisa membantu menurunkan tekanan darah sistolik. Jika tensi darah Anda adalah 135/85, maka tekanan sistoliknya adalah 135.

Namun, orang yang punya riwayat penyakit jantung sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab, minuman ini bisa memperlambat detak jantung , sehingga berpotensi memicu gangguan tambahan.

6. Menyeimbangkan kadar gula darah

Jahe juga bisa dijadikan sebagai salah satu obat alami diabetes. Rempah yang satu ini akan membantu menyeimbangkan kadar gula darah yang ada di tubuh, sekaligus mengurangi risiko terjadinya komplikasi tambahan akibat diabetes.

7. Membantu menjaga kadar kolesterol

Baik jahe maupun serai bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida yang didapatkan dari makanan tidak sehat. Perlu diingat, agar manfaat ini bisa didapatkan secara maksimal, Anda juga perlu menjaga pola makan.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Harus Tambahkan Jahe ke Dalam Menu Diet

8. Meredakan perasaan cemas

Khasiat air rebusan jahe dan serai tak hanya baik untuk fisik, tapi juga mental. Kandungan serai di dalamnya dipercaya bisa memberikan efek menenangkan bagi yang sedang mengalami gangguan kecemasan.

9. Mencegah infeksi

Mengonsumsi serai juga bisa melindungi tubuh dari infeksi. Tidak heran, rempah ini sering digunakan untuk membantu mengurangi risiko terjadinya infeksi jamur mulut yang sering menyerang orang dengan gangguan imun, seperti penderita HIV.

10. Menurunkan berat badan

Baik jahe maupun serai dinilai bisa membantu menurunkan berat badan. Manfaat ini bisa lebih terasa apabila diiringi dengan menjalani pola makan sehat dan olahraga teratur.

11. Meredakan gejala PMS

Khasiat air rebusan jahe dan serai selanjutnya adalah sebagai obat alami untuk meredakan gejala PMS, seperti kembung, kram, dan hot flashes. Manfaat ini bisa didapatkan dari sifat antiinflamasi yang dimiliki serai.

Baca juga: 10 Manfaat Jahe yang Menghangatkan untuk Kesehatan

12. Menyehatkan gigi dan mulut

Di lingkungan masyarakat tradisional, mengunyah batang serai sudah sering dijadikan sebagai salah satu metode untuk menjaga kesehatan rongga mulut.

Kepercayaan ini rupanya juga terbukti secara ilmiah. Saat diteliti di laboratorium, serai dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.

13. Meredakan kembung

Sifat diuretik yang dimiliki sereh juga berguna untuk meredakan kembung. Kita bisa mengonsumsi rempah ini saat perut terasa penuh akan cairan. Sementara itu, jahe akan membantu mengeluarkan gas-gas yang ada di tubuh.

14. Meredakan nyeri di tubuh

Salah satu manfaat serai yang ada adalah sebagai obat pereda nyeri alami. Sehingga saat  merasa ada nyeri di badan, tidak ada salahnya untuk mencoba minum air rebusan serai yang dicampur dengan jahe dan gula merah sebagai penambah rasa.

15. Menjadi diuretik alami

Air rebusan jahe dan sereh juga bisa dijadikan sebagai diuretik alami. Diuretik akan membuat kita lebih sering buang air kecil, sehingga tubuh mampu mengeluarkan kelebihan cairan atau sodium melalui urine.

Obat diuretik biasanya diresepkan untuk pasien yang mengalami gagal jantung, gagal hati, dan edema.

Manfaat gula merah selain menambah rasa

Air rebusan serai dan jahe saja tentu kurang sedap untuk dikonsumsi. Karenanya, kita bisa menambahkan sedikit gula merah sebagai penambah rasa.

Gula merah dinilai sedikit lebih sehat dibanding dengan gula putih. Sebab, gula ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada gula putih.

Indeks glikemik adalah perhitungan kemampuan suatu makanan atau minuman dalam menaikkan kadar gula dalam darah setelah dikonsumsi. Semakin rendah indeks glikemik makanan, maka semakin baik.

Meski begitu, bukan berarti kita bisa mengonsumsi gula merah sebanyak-banyaknya. Sebab biar bagaimanapun, gula ini tetap bisa menaikkan kadar gula darah.

Jika mempunyai riwayat diabetes, sebaiknya hindari konsumsi gula merah layaknya pantang mengonsumsi gula putih.

Risiko mengonsumsi air rebusan jahe, sereh, dan gula merah

Meski keduanya adalah bahan alami dan sudah sering digunakan sebagai obat herbal, bukan berarti jahe dan serai tidak memiliki efek samping yang perlu diwaspadai.

Jika dikonsumsi terlalu banyak, jahe bisa memicu nyeri ulu hati, gas, sakit perut, dan panas di mulut. Sehingga, kita disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.

Baca juga: Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Jahe, Sudah Tahu?

Sementara itu, apabila dikonsumsi terlalu banyak, serai pun dapat memicu beberapa efek samping, seperti:

  • Pusing
  • Mulut kering
  • Meningkatkan keinginan buang air kecil
  • Lemas

Perhatikan juga apabila ada tanda-tanda alergi yang muncul setelah menngonsumsi minuman ini. Jika muncul ruam merah, bengkak, hingga sesak napas, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan alergi.

Ibu hamil serta orang yang punya riwayat penyakit kronis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi air rebusan jahe dan sereh sebagai suplemen herbal.

Baca juga: 8 Manfaat Sabun Sereh untuk Kulit, Bikin Rileks Hingga Atasi Jerawat



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X