Bukan Mistis, Ini Manfaat Bunga Kantil

Kompas.com - 16/09/2020, 14:28 WIB
Ilustrasi bunga kantil atau cempaka putih shutterstockIlustrasi bunga kantil atau cempaka putih
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Bunga kantil yang dinyatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sebagai flora identitas Jawa Tengah, bisa dijumpai di seluruh wilayah Indonesia.

Tanaman ini memang tumbuh subur di dataran rendah maupun dataran tinggi beriklim tropis. Bunga kantil sendiri sudah dimanfaatkan masyarakat untuk kesehatan dan kecantikan.

Jadi, Anda jangan langsung bergidik takut ketika mendengar nama bunga kantil disebut. Nyatanya, walau sering dikaitkan dengan hal gaib atau mistis, bunga kantil sebenarnya memiliki berbagai kegunaan.

Masih satu kerabat dengan bunga cempaka, bunga kantil ini memiliki nama latin Magnolia champaca atau Michelia champaca.

Di Indonesia, kita biasanya mengenal kantil berwarna putih (Magnolia alba), meskipun dalam keluarganya warnanya tak hanya putih, melainkan juga merah, kuning, dan oranye. Bunga ini memiliki panjang sekitar 2-4,5 cm dan sangat wangi.

Bunga kantil sering menjadi bagian dalam sesajen ritual keagamaan dan kebudayaan di Tanah Air. Namun sebenarnya, ada berbagai manfaat kesehatan dari bunga yang kaya akan minyak atsiri atau essential oil ini.

Berikut ini manfaat bunga kantil bagi kesehatan.

1. Mengatasi radang gusi (gingivitis)

Mengunyah permen karet maupun menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung ekstrak bunga kantil, bisa mengurangi perdarahan maupun pembengkakan akibat radang gusi.

2. Meredakan kecemasan

Berdasarkan penelitian, penggunaan produk tertentu dengan ekstrak bunga kantil dan phellodendron, mampu mengurangi perasaan negatif akibat gangguan kecemasan yang bisa muncul karena stres.

Namun, penggunaannya tidak bisa meredakan gangguan kecemasan dalam jangka panjang.

Baca juga: Redakan Kecemasan dengan Latihan Pernapasan

3. Mengurangi plak gigi

Menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung ekstrak bunga kantil serta xylitol, bisa mengurangi sedikit plak gigi.

4. Meringankan gejala menopause

Sebuah penelitian tahap awal membuktikan, mengonsumsi produk tertentu yang mengandung bunga kantil, kedelai, dan bahan alami lainnya, mampu meringankan gejala menopause berupa hot flashes.

Selain itu, kualitas tidur pun akan meningkat. Manfaat tersebut tidak akan dirasakan jika Anda hanya mengonsumsi kedelai.

Baca juga: Berhubungan Seks Secara Teratur Dapat Membantu Menunda Menopause

5. Membantu menurunkan berat badan

Sejumlah penelitian memperlihatkan, para perempuan dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi kombinasi ekstrak bunga kantil dan phellodendron, tidak mengalami peningkatan bobot sebanyak wanita yang tidak mengonsumsinya.

Kelompok perempuan yang mengonsumsi ekstrak bunga kantil dan phellodendron tersebut, makan lebih sedikit kalori.

Mungkin, hal tersebut merupakan efek dari bunga kantil yang dipercaya mampu mengurangi stres akibat gangguan makan.

Baca juga: 8 Kebiasaan Makan di Berbagai Negara yang Ampuh Menurunkan Berat Badan

Gangguan kesehatan lain yang bisa diatasi dengan bunga kantil

Selain mengatasi radang gusi, meredakan kecemasan, mengurangi plak gigi, meringankan gejala menopause, serta membantu menurunkan berat badan, manfaat bunga kantil pun dipercaya mampu meringankan gangguan kesehatan lainnya berikut ini:

  • Sakit kepala
  • Pilek
  • Hidung tersumbat
  • Gangguan pencernaan
  • Sakit gigi
  • Kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Flek hitam di wajah
  • Sakit gigi

Bagi kebanyakan orang, bunga kantil aman dikonsumsi, maupun digunakan dalam bentuk pasta gigi dalam jangka pendek.

Bunga kantil umumnya aman dikonsumsi selama setahun dan dipakai dalam odol hingga enam bulan.

Beberapa orang berisiko mengalami alergi ketika mengoleskan produk yang mengandung bunga kantil ke kulit.

1. Peringatan untuk bumil dan busui

Mengonsumsi kuntum bunga kantil selama kehamilan tidaklah aman. Ada sejumlah laporan yang menyebutkan, mengonsumsi bunga kantil berisiko memicu kontraksi rahim, yang berujung pada keguguran.

Selain itu, belum ada temuan signifikan mengenai efek penggunaan bunga kantil selama masa menyusui.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda tidak menggunakan bunga kantil selama masa kehamilan maupun menyusui, untuk menghindari efek samping tersebut.

2. Peringatan untuk pasien yang akan menjalani operasi

Bunga kantil bisa memengaruhi respons sistem saraf pusat. Penggunaannya, apabila diikuti dengan pemberian anestesi maupun obat-obatan lain selama maupun sesudah operasi, bisa menurunkan kemampuan sistem saraf pusat secara drastis.

Selain itu, bunga kantil pun berisiko menghambat proses pembekuan darah, selama dan setelah operasi. Oleh karena itu, jangan gunakan bunga kantil dua minggu sebelum Anda menjalani operasi apapun.

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas manfaat bunga kantil bagi kesehatan.

Oleh karena itu, apabila Anda mengalami berbagai gangguan kesehatan, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Selain Harum, Bunga Kenanga Juga Bermanfaat untuk Kesehatan, Apa Saja?



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X