BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Prodia

Turunkan Bobot 75 Kg tapi Tetap Makan Pizza dan Pai, Kok Bisa?

Kompas.com - 16/09/2020, 18:44 WIB
Catherine McNulty mengenakan celana yang biasa dia pakai sebelum usaha diet di tahun 2018. SWNSCatherine McNulty mengenakan celana yang biasa dia pakai sebelum usaha diet di tahun 2018.

KOMPAS.com - Seorang konsultan diet di Inggris bercerita tentang perjalanannya menurunkan berat badan hingga 75 kilogram, tanpa meninggalkan makanan favoritnya.

Perempuan bernama Catherine McNulty itu mengaku sebagai penggemar makanan enak, macam pizza, pai, dan hidangan panggang.

Kebiasaan itulah yang membuat dia memiliki berat badan berlebih, hingga puncaknua di tahun 2018, dia merasa ada banyak masalah dengan tubuh dan kehidupannya.

Baca juga: Es Krim Rendah Kalori Bantu Penurunan Berat Badan, Benarkah?

Salah satunya adalah hal yang terdengar sederhana, namun menjadi amat berat bagi Catherine, yakni menaiki tangga ketika menghadiri pesta.

Kala itu dia merasa harus melakukan perjuangan keras untuk bisa melewati tiap anak tangga hingga sampai ke atas.

Perempuan 56 tahun itu pun lalu berpikir untuk melakukan perubahan gaya hidup, demi kualitas hidup yang lebih baik. Di tahun 2018 itulah dia memulai usahanya.

Kini, setelah lama berlalu, Catherine merasa lebih sehat dari sebelumnya, tak lain karena keberhasilan memangkas bobot tubuhnya.

"Sebenarnya sejak lama saya tahu bahwa saya perlu menurunkan berat badan. Tetapi saya menunda terus, dan selalu menyangkal," sebut Catherine seperti dilansir South West News Service (SWNS).

Baca juga: Pahami, Bagaimana Kurang Tidur Rusak Usaha Penurunan Berat Badan

"Saya harus berhenti sejenak ketika sedang menaiki tangga, karena saya harus mengatur napas," sebut dia.

Uniknya, perempuan asal Bolton, yang pernah mencapai bobot terberat hingga nyaris 134 kilogram, ini mencapai penurunan berat badan, tanpa meninggalkan makanan favoritnya.

Dia pun sempat menceritakan, penambahan berat badan hingga 50 kilogram dia capai dalam tempo empat tahun, akibat serangan plantar fasciitis yang menyakitkan.

Plantar fasciitis adalah peradangan pada jaringan tebal yang menghubungkan tulang tumit ke jari kaki.

Keberhasilan diet yang dijalani Catherine tak lepas dari dukungan Slimming World yang dia ikuti.

Slimming World adalah sebuah grup penurunan berat badan yang berbasis di Inggris, yang dia ikuti sejak tahun 2018 pula.

Dari sana, McNulty berkomitmen untuk melakukan perubahan dan menghilangkan roti, mentega, dan krim dalam menu dietnya.

Dia juga mulai merencanakan semua makanannya, dan mulai rutin berjalan kaki, hinga mendapat penurunan berat badan hingga hampir 48 kilogram dalam setahun.

Kini, berat badan Catherine ada di kisaran 59 kilogram saja. Dengan berat seideal itu, dia bisa menjalankan bisnis berkebunnya dengan lancar dan leluasa.

Baca juga: Penurunan Berat Badan yang Aman Dalam Enam Minggu

Catherine tentu sangat bangga dengan pencapaiannya ini. Apalagi, dia merasa, segala upaya tersebut merupakan hal yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. 

Dulu, Catherine makan tiga potong roti panggang, mentega, dan selai untuk sarapan. Lalu masih diikuti dengan sandwich ham dan keju serta chips untuk makan siang.

Untuk makan malam, dia akan menyantap menu daging sapi cincang dan kentang tumbuk.

Kemudian, kebiasaan itu dia tinggalkan dan mulai menata pola makannya. Misalnya, dia menyantap daging dan buah dalam porsi ringan untuk sarapan pagi.

Lalu dia memilih salad untuk makan siang, dan resep makanan panggang sehat untuk makan malam, yang disajikan dengan banyak sayuran.

Untuk camilan, Catherine kini lebih memilih yogurt bebas lemak.

Lalu, meskipun dia sekarang sudah mengalami banyak penyusutan dalam bentuk tubuh sepanjang dua tahun perjuangannya, dia masih bisa menikmati makanan kegemarannya.

Dia masih menikmati pizza, pai, makan malam menu panggang lainnya.

"Saya masih memanjakan diri saya dengan makanan tersebut sebulan sekali, tapi saya memperhitungkannya dalam rencana yang detil," ungkap dia.

Baca juga: 5 Trik Ampuh Mempercepat Penurunan Berat Badan

"Saya memasak semuanya dari awal dan masih makan pai daging, pasta, pizza, dan bahkan makan malam dengan menu panggang, yang merupakan favorit saya."

"Dengan pencatatan yang baik, saya tetap bisa menurunkan berat badan," cetus dia.

"Buktinya, saya sudah memangkas berat lebih banyak dari bobot saya sekarang. Ini gila, saya tak pernah membayangkannya sebelum ini."

"Saya merasa jauh lebih baik sekarang, jadi lebih percaya diri, dan saya bisa melakukan hal-hal yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya,” tegas Catherine.


Sumber FOXNEWS
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya