Kompas.com - 16/09/2020, 20:33 WIB
Ilustrasi seorang wanita tengah menggunakan ponselnya Silvia ritaIlustrasi seorang wanita tengah menggunakan ponselnya

Cahaya biru menempati panjang gelombang 400-490 nm, dan warna kuning lensa penghalang cahaya biru menyaring panjang gelombang kurang dari 450 nm. Sehingga mata lebih nyaman saat melihat perangkat digital untuk waktu yang lama.

Baca juga: Ini Waktu Berjemur yang Baik di Bawah Sinar Matahari

Dampak paparan sinar biru dalam waktu lama adalah memengaruhi keluarnya hormon melatonin di malam hari dan mengganggu siklus tidur normal kita.

“Oleh karena itu, sebaiknya kita kurangi penggunaan perangkat elektronik terutama pada malam hari agar tidur lebih nyenyak,” kata Pang.

Gangguan ritme sirkadian alami, yakni proses internal dan alami yang mengatur siklus tidur-bangun yang diulangi kira-kira setiap 24 jam, dalam jangka panjang akan meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Ketegangan mata

Kelelahan yang kita rasakan setelah melihat layar kita terlalu lama lebih berkaitan dengan ketegangan mata digital daripada kerusakan fisik yang disebabkan oleh paparan cahaya biru itu sendiri.

Menghabiskan terlalu banyak waktu untuk melihat layar mengurangi kedipan, yang menyebabkan mata kering, ketidaknyamanan, dan penglihatan kabur.

Baca juga: Trik 20 Detik untuk Bantu Redakan Ketegangan Mata

Masalah ini diperburuk oleh pencahayaan yang buruk, seperti saat mengecek media sosial sambil tiduran di kamar yang redup.

Hal penting yang harus diingat terkait kesehatan mata adalah mengambil jeda di antara waktu memandangi kayar untuk bekerja maupun beraktifitas dengan internet.

Ada aturan 20-20-20 sederhana yang dapat kamu ikuti: mengalihkan pandangan dari layar setidaknya sekali setiap 20 menit, melihat ke jarak 20 meter setidaknya selama 20 detik.

“Seperti kebanyakan hal dalam hidup, mengatur paparan cahaya biru adalah tentang moderasi,” ujar Pang lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Her World
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.