3 Kebiasaan yang Hancurkan Diri Sendiri dan Usir Kebahagiaan

Kompas.com - 19/09/2020, 13:19 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Semua orang berjuang keras melawan kata-kata negatif di dalam dirinya sendiri yang terus mengkritik dan menghancurkan kepercayaan diri.

Seperti "kamu tidak bisa melakukannya" atau "kamu tidak cukup hebat".

Dengan bantuan terapis yang tepat, kita dapat mengelolanya dengan lebih baik.

Namun, bagaimana dengan kebiasaan-kebiasaan yang menghancurkan diri?

Baca juga: Kunyit, Bahan Alami Atasi Depresi, Benarkah?

Ini berada di bawah radar kesadaran. Kita menyadarinya, tetapi tidak cukup mampu untuk menantangnya.

Aksi tersebut begitu mendarah daging, dan telah menjadi kebiasaan sehingga kita dengan cepat menormalkannya.

"Saya tahu saya harus berolahraga lebih banyak, tapi…"

"Saya tidak membuat keputusan yang baik ketika saya minum alkohol terlalu banyak, tapi..."

Kata "tetapi" itu menjadi alasan untuk tidak membenarkan pilihan yang buruk, apalagi mempertahankan pola yang merugikan diri sendiri.

Demi membebaskan diri dari kebiasaan-kebiasaan yang menggancurkan diri, berikut tiga sifat teratas yang dapat menguras energi, membunuh ambisi dan merusak kebahagiaan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X