Studi: Pria dengan Penghasilan Tinggi Rentan Alami Hipertensi

Kompas.com - 21/09/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi pria kaya beer5020Ilustrasi pria kaya
|
Editor Wisnubrata

Menurut American Heart Association, tekanan darah tinggi yang tidak terkendali dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Gangguan kesehatan itu meliputi serangan jantung, stroke, gagal jantung, penyakit ginjal atau gagal ginjal, kehilangan penglihatan, disfungsi seksual, angina (nyeri dada akibat kurangnya aliran darah ke jantung), dan penyakit arteri perifer (arteri menyempit atau tersumbat).

Tekanan darah tinggi juga dikenal sebagai silent killer karena banyak orang tidak mengalami gejala apapun yang menunjukkan kondisi kesehatan mereka sedang menurun.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari satu miliar orang di dunia menderita tekanan darah tinggi.

Penyakit tersebut juga merupakan salah satu penyebab utama kematian dini di seluruh dunia, di mana sekitar delapan juta orang meninggal dunia setiap tahunnya.

Uniknya, wanita dengan penghasilan tinggi dalam penelitian tersebut cenderung memiliki risiko lebih rendah untuk tekanan darah tinggi dibanding pria, menurut para peneliti.

"Pria dengan penghasilan yang tinggi lebih cenderung menjadi gemuk dan minum alkohol setiap hari. Kedua hal itu merupakan faktor risiko utama untuk hipertensi," kata Yanagiya.

Hal lain yang mungkin juga menjadi penyebab adalah, para pria dengan penghasilan lebih tinggi, umumnya memiliki tanggungjawab lebih terhadap perusahaannya, sehingga tekanan stresnya lebih besar.

Yanagiya menganjurkan agar kaum pria mulai mengendalikan gaya hidup mereka dengan membatasi konsumsi alkohol pada tingkat sedang dan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, mengontrol berat badan, dan mengendalikan stres.

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi? Ubahlah Gaya Hidup

Halaman:


Sumber MSN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X