Kompas.com - 22/09/2020, 10:12 WIB

Disebutkan, desain alas kaki Pijakbumi menarik keingintahuan banyak pengunjung dan buyer potensial.

Mereka umumnya mengapresiasi orisinalitas desain, kolaborasi dengan seniman-seniman Indonesia.

Namun yang terpenting adalah metode-metode inovatif yang digunakan Pijakbumi untuk berkembang lebih maju di jalur sustainability.

.DOKUMENTASI KBRI ROMA .
Stan Pijakbumi berlokasi di area yang didedikasikan khusus untuk para emerging designers di MICAM.

Namun, sehubungan dengan adanya kebijakan pembatasan perjalanan terkait pandemi Covid-19, delegasi Pijakbumi terpaksa harus berpartisipasi dari jarak jauh, di Indonesia.

Lalu, untuk mendiskusikan lebih dalam tentang produk-produk alas kaki Pijakbumi, buyer prospektif diberikan kesempatan "bertemu" dengan Rowland melalui panggilan video online yang tersedia di stan.

“Sebagai salah satu emerging designers, kami mendapatkan bantuan dari MICAM dalam berjejaring dan terhubung dengan toko-toko alas kaki di Italia."

"Jadi, harapannya sepatu-sepatu Pijakbumi akan tersedia dan melangkah di jalanan Italia dalam waktu dekat," ucap Rowland.

Baca juga: Sepatu Asal Bandung, Pijakbumi Raih Penghargaan Bergengsi di Italia

Sebagai emerging designers, Pijakbumi ambil bagian dalam perhelatan ini bersama sembilan desainer internasional lainnya.

“Pameran ini menjadi spesial karena ini adalah pameran dagang pertama setelah lockdown nasional di Italia."

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X