Kompas.com - 22/09/2020, 21:12 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Ketidakseimbangan hormon merupakan menyebabkan kurangnya minat pada seks yang jarang disadari. Ketidakseimbangan kadar estrogen, progesteron, dan testosteron dapat menyebabkan penurunan dorongan dan energi seksual. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan laboratorium.

Baca juga: Kehidupan Modern Membunuh Gairah Seks Perempuan

5. Seks yang terasa menyakitkan

Jika kamu atau pasangan, mengalami rasa sakit di alat kelamin dan pernah mengalami pengalaman menyakitkan saat berhubungan seks di masa lalu, hal itu dapat menyebabkan hilangnya minat pada seks.

Seks menuntut banyak sentuhan fisik, dan jika kamu merasa sakit karena hal ini, tentu kamu juga tak akan merasa antusias melakukannya. 

Untuk mengatasinya, konsultasikan pada dokter atau psikiater agar trauma yang pernah dirasakan tak sampai mengganggu hubungan. Komunikasi yang terbuka dengan pasangan tentang posisi atau sentuhan yang lebih disukai juga akan membantu.

6. Masalah harga diri atau citra tubuh yang rendah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu penyebab psikologis utama yang membuat orang kehilangan minat pada seks adalah masalah harga diri dan citra tubuh yang rendah.

Seseorang mungkin terlalu cemas tentang penampilannya dan merasa stres karena ingin tampil cantik atau tampan di hadapan pasangannya.

Hal ini mungkin membuat seseorang tidak percaya diri, meragukan diri sendiri, dan pada akhirnya membuat mereka kehilangan minat pada seks.

Baca juga: Menerima Pasangan Apa Adanya Tidaklah Sulit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.