Manfaat Olahraga Kardio, dari Kesehatan Otak hingga Fungsi Seksual

Kompas.com - 23/09/2020, 10:51 WIB
Ilustrasi olahraga pagi imtmphotoIlustrasi olahraga pagi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Olahraga kardiovaskular, seperti lari, bersepeda, mendaki, dan lainnya, menawarkan banyak sekali manfaat kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup kita.

Menurut ahli fisiologi klinis, Erik Van Iterson, PhD, MS.L, olahraga kardio rutin menjadi bagian dari kesehatan jantung secara keseluruhan, termasuk meringankan kerja jantung sepanjang waktu.

Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan setidaknya 150 menit latihan pemompaan jantung dengan intensitas sedang atau 75 menit latihan dengan intensitas tinggi, yang dilakukan hampir setiap hari dalam seminggu.

"Cobalah melakukan olahraga 30 menit selama lima hari atau lebih dalam seminggu untuk meningkatkan denyut jantung selama beraktitas, atau cobalah latihan kardio 10 menit tiga kali sehari, dalam lima hari atau lebih " kata Dr. Van Iterson, seperti dilansir Cleveland Clinic.

Baca juga: Tetap Sehat di Rumah dengan 5 Latihan Kardio Ini

Manfaat olahraga kardio ternyata begitu bervariasi, dan tentunya kamu semua tidak ingin melewatkan manfaatnya, kan?

1. Otak dan sendi

Sebuah penelitian melaporkan bahwa aktivitas fisik bisa menurunkan risiko demensia, berapa pun usia kita.

Beberapa manfaat lainnya adalah:

  • Meningkatkan aliran darah dan menurunkan risiko stroke.
  • Meningkatkan ingatan dan kemampuan berpikir.
  • Melawan penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.
  • Membantu melawan perkembangan penyakit Alzheimer.
  • Melawan osteoporosis dan menurunkan kemungkinan patah tulang pinggul, dan
  • Membantu mengatasi ketidaknyamanan artritis dan mempertahankan rentang gerak sendi.

 

Baca juga: Lari Belum Tentu Efektif, Pahami Jenis Kardio yang Paling Pas

2. Kulit, otot dan berat badan

Apapun latihan kardio yang kamu pilih, bergerak aktif dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu memiliki kilit yang lebih sehat dan bening.

Manfaat kesehatan lainnya tidak hanya terbatas pada penampilan kulit saja.

Melatih otot dapat meningkatkan suplai oksigen, sehingga memungkinkan otot bekerja lebih keras.

Seiring berjalannya waktu, latihan kardio secara teratur memungkinkan otot beradaptasi dengan peningkatan beban kerja, membuat aktivitas rutin terasa lebih mudah.

Jika digabungkan dengan perencanaan nutrisi yang menyehatkan jantung, penurunan berat badan yang aman dapat dilakukan dengan melakukan latihan kardio secara teratur.

Tidak hanya mengurngi risiko terserang penyakit seperti diabetes, kanker tertentu dan penyakit jantung, tetapi tubuh juga akan lebih mudah mengedarkan darah.

Mengurangi waktu duduk dan lebih banyak aktivitas fisik juga membantu mempertahankan berat badan yang sehat dengan membakar lebih banyak kalori sepanjang hari.

Baca juga: Sudahkah Kamu Memahami Olahraga Kardio dengan Benar ?

3. Pankreas, paru-paru dan darah

Pankreas adalah organ yang membantu mengubah makanan yang masuk ke tubuh kita menjadi energi, sekaligus membantu pencernaan.

Tetap bergerak aktif akan membantu meningkatkan kontrol gula darah, mengurangi stres pada pankreas dan mengurangi kemungkinan kita terkena diabetes tipe 2.

Latihan kardio juga membantu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan lemak darah.

Paru-paru juga mendapatkan manfaat positif dari aktivitas fisik.

" Kardio membantu mengurangi seberapa sering kita harus bernapas karena kemampuan olahraga meningkat dan dapat mengurangi kelelahan dan sesak napas pada masalah paru-paru kronis," kata Dr. Van Iterson.

Baca juga: Seberapa Sering Kita Sebaiknya Latihan Kardio dan Kekuatan?

4. Fungsi seksual

Sebuah penelitian melaporkan bahwa bergerak aktif mampu meningkatkan fungsi ereksi dan terbukti dapat menurunkan risiko disfungsi ereksi.

Sementara penelitian lainnya menemukan bahwa citra tubuh yang positif dan kesehatan psikologis yang didapatkan dari berolahraga daat meningkatkan kesehatan seksual pada wanita.

Baca juga: Capai Kepuasan Seksual dengan Olahraga Kardio

5. Suasana hati

Suasana hati kita berfluktuasi setiap hari, tetapi tetap bergerak aktif membantu kita mempertahankan meningkatkan suasana hati yang baik, terutama setelah hari yang melelahkan.

Jadi, lain kali jika kamu merasa stres atau sedang libur, sering-seringlah menggerakkan tubuh.

"Rutin bergerak juga bisa memerangi depresi, meningkatkan citra diri dan melepaskan hormon yang dapat melawan ketegangan seperti serotonin, dopamin dan norepinefrin,” kata Dr. Van Iterson.

Baca juga: Olahraga Kardio dan 10 Manfaat Ajaibnya Bagi Tubuh

6. Tidur dan berenergi

Ada alasan mengapa kita merasa luar biasa setelah berolahraga. Latihan fisik membantu energi tubuh dengan melepaskan endorfin. Sehingga tubuh mendapatkan energi yang lebih tahan lama sepanjang hari.

Latihan kardio juga membantu kita dapat tertidur lebih cepat dan meningkatkan tidur REM (Rapid Eye Movement).

"Pastikan menghindari olahraga berat jika berolahraga terlalu dekat dengan tempat tidur atau kamu akan terlalu bersemangat ketika tidur,” kata Dr. Van Iterson.

Jadi, segera ambil perlengkapan olahragamu dan lakukan latihan kardio yang kamu sukai. Selain dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, latihan kardio juga bisa menghindarkan kita dari terkena pilek atau flu serta meningkatkan kebugaran kardiorespirasi kita.

Sebagai bonus, kita juga berkesempatan meningkatkan usia harapan hidup.

Baca juga: 15 Olahraga Kardio untuk Mereka yang Tidak Suka Lari




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X