Hamil di Tengah Pandemi, Bagaimana Melindungi Diri dari Virus Corona?

Kompas.com - 23/09/2020, 18:43 WIB
Ilustrasi ibu hamil di tengah pandemi virus corona. ShutterstockIlustrasi ibu hamil di tengah pandemi virus corona.
Editor Wisnubrata
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 70%.
  • Selalu pakai masker apabila harus keluar rumah, misalnya saat pemeriksaan kehamilan di rumah sakit.
  • Tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci
  • Menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 1 meter.
  • Tidak keluar rumah jika memang tidak benar-benar diperlukan
  • Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit
  • Rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti ponsel, gagang pintu, meja makan, hingga meja kerja, dengan disinfektan
  • Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi serta rutin berolahraga untuk tingkatkan daya tahan tubuh secara alami

Selama pandemi ini, kegiatan olahraga tentu sebaiknya dilakukan di rumah. Jenis olahraga yang aman untuk dilakukan oleh ibu hamil antara lain adalah yoga, senam ibu hamil, pilates, dan peregangan mandiri.

Baca juga: Ibu Hamil yang Rutin Berolahraga Menghasilkan ASI yang Lebih Sehat

Perawatan yang diperlukan ibu hamil di tengah wabah Covid-19

Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin selama pandemi, Anda tetap perlu menjadwalkan kunjungan ke rumah sakit atau klinik untuk pemeriksaan kehamilan rutin. Dengan catatan, kunjungan dan pemeriksaan dilakukan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

Anda juga disarankan untuk membuat janji terlebih dahulu sebelum datang memeriksakan kehamilan agar tidak menghabiskan waktu terlalu lama mengantre di fasilitas kesehatan.

Karena pemeriksaan kehamilan selama pandemi mungkin tidak bisa berlangsung seperti biasa dan perlu penyesuaian, ibu hamil perlu lebih proaktif dalam mengawasi kesehatan janin.

Mengutip dari pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, ibu yang usia kandungannya sudah memasuki 20-28 minggu, perlu rutin mengawasi gerakan janin. Pastikan si Kecil setidaknya bergerak 10 kali dalam 2 jam.

Selain pedoman di atas, Anda juga dapat menambah proteksi dengan selalu menyimpan stok obat-obatan dan alat medis di rumah, mulai dari termometer, masker, hand sanitizer, obat-obatan seperti obat demam dan pereda nyeri, dan suplemen.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Apa yang Harus Dilakukan Ibu Hamil?

Perawatan yang diperlukan setelah persalinan selama pandemi

Setelah melewati masa kehamilan dengan baik, maka sekarang sudah saatnya kembali melanjutkan usaha-usaha untuk mencegah Covid-19 setelah bayi lahir. Berikut ini langkahnya.

• Tetap ikuti protokol kesehatan

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X