Ternyata, Latihan Napas Bantu Pengidap Covid-19 Redakan Gejala Menetap

Kompas.com - 24/09/2020, 13:14 WIB
Ilustrasi pasien virus corona, virus corona ShutterstockIlustrasi pasien virus corona, virus corona

Umumnya, latihan ini dilakukan dengan menghitung hingga dua detik saat menarik napas, dan empat detik saat menghembuskan napas.

Mackles merekomendasikan para pasien untuk melakukan latihan ini setiap hari, dua kali sehari.

Kamu bisa memulainya segera setelah merasa fisikmu sudah kuat melakukannya, apakah setelah keluar dari rumah sakit atau ketika gejala parahnya sudah berakhir.

Ia akan mengulang setiap sesi dengan para pasien dua atau tiga hari sekali, dan hanya dilanjutkan jika pasien melaporkan tidak mengalami respons fisik negatif.

Manfaat latihan napas

Spesialis rehabilitasi kardiopulmoner, Noah Greenspan yang telah bekerja dengan Mackles sejak 1994, juga mengungkapkan pandangannya.

Dia mengatakan, latihan menyadari pernapasan ini dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh, dan membantu menenangkan hiper-reaktivitas sistem saraf.

Ada pun peradangan merupakan kejadian yang muncul pada pasien Covid-19.

Greenspan meyakini, dengan mengurangi kerja pernapasan dan kecemasan yang terkait dengan sesak napas, pasien dapat mengurangi peradangan.

Tidak hanya peradangan di saluran udara dan paru-paru, tetapi peradangan organ lainnya di seluruh tubuh.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X