Kompas.com - 25/09/2020, 20:00 WIB
Potong batang Janda Bolong yang memiliki akar. KOMPAS.COM/Dian Reinis KumampungPotong batang Janda Bolong yang memiliki akar.

KOMPAS.com— Tanaman hias Monstera adansonii variegata atau yang biasa disebut Janda Bolong baru-baru ini laku dijual hingga Rp 95 juta-Rp 100 juta.

Varietas baru dari janda bolong ini mendapatkan harga fantastis karena warnanya yang unik yakni warna kuning dan hijau yang ada dalam satu daun.

Tanaman Janda Bolong biasa yang ada di pasaran sebenarnya juga tak kalah indah. Bahkan pengembangbiakan tanaman ini relatif mudah.

Pemilik Usaha NanemTaneman, Adawiyah Riwan mengatakan bahwa tanaman Janda Bolong banyak dipilih oleh pemula yang baru ingin berkebun karena mudahnya perawatan.

“Ramah untuk pemula karena bentuknya cantik karena daunnya bolong, juga low maintenance,” ujar Adawiyah dalam Virtual Media Workshop: Urban Farming bersama Tokopedia yang digelar Jumat (25/9/2020).

Selain itu, Adawiyah mengatakan bahwa tanaman Janda Bolong sangat mudah dikembangbiakkan.

Baca juga: 5 Tanda Tanaman Hias Terlalu Banyak Disiram Air

Buat kamu yang ingin mencoba menanam dan mengembangbiakkan Janda Bolong, berikut bahan yang diperlukan dan caranya:

Bahan

1. Tanaman Janda Bolong

2. Gelas / botol kaca / vas

3. Gunting

4. Air secukupnya.

Setelah dipotong, letakkan batang yang berakar di botol kaca, vas atau gelas kaca yang diisi air.KOMPAS.COM/Dian Reinis Kumampung Setelah dipotong, letakkan batang yang berakar di botol kaca, vas atau gelas kaca yang diisi air.

Cara

1. Pertama-tama amati tanaman Janda Bolong sebelum kamu membelinya. Pilih tanaman yang memiliki banyak daun dan batang.

2. Potong bagian batang yang memiliki akar dengan gunting. Akar biasanya tumbuh diantara daun janda bolong.

3. Masukkan air hingga hampir penuh pada gelas / botol kaca/ vas.

4. Masukkan tangkai berakar dari Janda Bolong yang kamu potong tadi.

5. Biarkan akar tumbuh dalam air. Kamu bisa memindahkannya ke dalam pot bila akar sudah tumbuh atau bisa juga dibiarkan tumbuh dalam gelas / botol kaca / vas tadi.

6. Lakukan berulang pada batang Janda Bolong yang berakar.

Jangan lupa untuk tetap menyiram Janda Bolong secara berkala setiap hari atau minimal dua hari sekali dengan air secukupnya.

Tanaman juga harus terkena matahari setiap hari, yakni pada pagi atau sore hari. Namun perlu dicatat, Janda Bolong adalah jenis tanaman indoor, untuk itu kamu disarankan untuk tak membiarkan Janda Bolong terkena matahari langsung.

Baca juga: 10 Tanaman yang Cocok Ditanam di Dalam Ruangan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X