Kompas.com - 28/09/2020, 09:41 WIB
Ilustrasi minum dengan sedotan shutterstockIlustrasi minum dengan sedotan

Dengan demkian, jika kita baru menjalani pola makan baru yang secara drastis mengurangi kelompok makanan tertentu, tetaplah fokus memenuhi kebutuhan cairan harian.

Melihat warna urin juga bisa menjadi cara untuk mengetahui apakah tubuh mengalami dehidrasi.

3. Makan terlalu banyak garam

Internis yang juga asisten profesor kedokteran klinis di Rutgers New Jersey Medical School, Ron Weiss menjelaskan, ginjal memproses kelebihan garam, dan akan mengalihkannya ke urin.

Pada akhirnya akan menarik cairan dari darah. "Dan kemudian kita akan buang air kecil secara berlebihan," ungkap Weiss.

Proses ini dapat terjadi hanya dalam beberapa jam jika kita makan makanan tinggi sodium.

Weiss menambahkan, otak kita kemudian akan memberi sinyal haus untuk kembali mendapatkan air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika makan makanan tinggi natrium terlalu sering, tubuh bisa mengalami dehidrasi kronis dan berpotensi membuat kita mengalami darah tinggi.

Bahkan ada risiko kerusakan ginjal atau jantung dalam jangka panjang.

4. Mengira lapar, padahal haus

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.