Kompas.com - 28/09/2020, 20:35 WIB
Psikolog anak dan keluarga Rosdiana Setyaningrum M.Psi. MHPEd  KOMPAS.com/Nabilla TashandraPsikolog anak dan keluarga Rosdiana Setyaningrum M.Psi. MHPEd

KOMPAS.com - Pembelajaran sekolah yang digelar secara online, menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua dan juga anak.

Hal yang paling tersulit tentu saja agar anak bisa fokus dan berkonsentrasi saat belajar di depan gawai.

Selain itu, saat tak di sekolah dan belajar di rumah -mungkin, ada banyak mainan di sekitar, sehingga perhatian anak seringkali teralihkan.

Baca juga: [VIDEO] Kisah-kisah Susah Sinyal Belajar Daring

Demi mengatasi masalah ini, Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga, Rosdiana Setyaningrum, memberikan saran.

Rosdiana mengatakan, orangtua bisa mengajak anak untuk menggerakkan tubuhnya sebelum memulai pelajaran.

“Anak-anak harus bergerak supaya fokus. Semakin dia diam duduk, semakin dia tidak fokus.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demikian dikatakan Rosdiana dalam Media Briefing ‘Mencetak Anak Unggul dengan Cara Hidup Bijaksana dan Baik di Era PSBB’ yang digelar secara virtual, Senin (28/9/2020).

Terlebih, kata Rosdiana, saat berada di depan gawai, tingkat fokus biasanya melemah dan menjadi cepat lupa.

Gerakan yang dilakukan tak perlu terlalu berat agar anak tak kelelahan.

Baca juga: Mengapa Anak Ngompol Lagi dan Bagaimana Mengatasinya?

Senam-senam ringan saja. Atau kalau sedang istirahat biarkan gerak di kursinya, atau jalan-jalan dulu untuk kemudian mulai belajar kembali,” kata Rosdiana lagi.

Namun, orangtua diminta untuk memahami seberapa banyak anak harus bergerak agar ia fokus.

Untuk memulai, cobalah ajarkan gerakan-gerakan ringan terlebih dahulu.

Sebab, setiap anak memiliki tingkat pelepasan energi yang berbeda-beda untuk bisa fokus.

“Kita obervasi, gerakan berapa lama dan gerakan seperti apa. Tapi yang paling bagus adalah gerakan dua tangan dan dua kaki,” kata Rosdiana.

Hal serupa juga dilakukan artis peran yang juga pembawa acara Fanny Fabriana.

Pemain "Cinta Laki-laki Biasa" ini juga menerapkan hal serupa pada anak-anaknya.

Putri pertamanya, Kimora lebih memilih bersepeda sebelum sekolah.

“Aku setuju banget, anak aku bisa konsentrasi kalau dia makan, habis itu makan yogurt atau buah. Terus dia sepedaan atau main dulu, baru mood-nya baik,” kata Fanny.

Namun hal yang berbeda, ia temukan pada anak keduanya.

“Aku pikir berarti anak-aanak moodnya macam-macam, ada yang bisa bangun tidur (langsung) belajar, ada yang harus kegiatan dulu,” lanjut Fanny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.