Kompas.com - 29/09/2020, 09:04 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi

"Ini adalah sindrom baru yang kami pelajari lebih lanjut. Apa komplikasi jangka panjangnya, terutama yang melibatkan jantung, masih harus dilihat," kata Sabella.

Walau efek infeksinya ringan, namun anak-anak memegang peran kunci pada penyebaran virus di komunitas.

Oleh karena itu, penting bagi orangtua dan anak untuk tetap berhati-hati.

Terus lakukan langkah-langkah perlindungan seperti menjaga jarak, menghindari pertemuan besar, mengenakan masker bagi anak di atas usia 2 tahun, dan sering mencuci tangan.

Tindakan pencegahan ini juga dilakukan untuk mencegah agar anak-anak dan remaja tidak berpotensi menyebarkan virus.

Jika anak menunjukkan gejala Covid-19, seperti demam atau batuk, jangan tunda untuk menghubungi dokter.

Baca juga: Membedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19


Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X