Kompas.com - 29/09/2020, 12:41 WIB
Ilustrasi jantung yodiyimIlustrasi jantung

KOMPAS.com - Penyakit jantung bisa dialami oleh siapa pun. Baik itu laki-laki, perempuan, tua, muda, entah tinggal di desa atau pun di perkotaan.

Namun, gaya hidup menjadi salah satu kunci pemicu penyakit ini. Itu artinya, penyakit ini sebenarnya bisa dicegah.

Baca juga: Kenali, 4 Faktor Risiko Penyakit Jantung yang Tak Bisa Dikendalikan

Dokter spesialis jantung dari Bandung Heart Clinic, Isga Ifayani, Sp.JP mengatakan, setidaknya ada tujuh cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

1. Kontrol tekanan darah

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Penting untuk memeriksakan tekanan darah secara teratur, setidaknya setahun sekali, dan lebih sering jika kita memang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ambil langkah-langkah, termasuk perubahan gaya hidup, untuk mencegah atau mengontrol tekanan darah tinggi,” ujar Isga saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/8/2020).

2. Kelola diabetes

Memiliki diabetes menggandakan risiko penyakit jantung. Gula darah tinggi akibat diabetes bisa merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol jantung.

Baca juga: Cara Kendalikan Diabetes dan Gula Darah dengan Olahraga

Jadi, penting untuk menjalani tes diabetes, dan jika orang tersebut mengidapnya, jagalah agar tetap terkendali.

3. Jaga kadar kolesterol dan trigliserida

Isga mengungkapkan, kadar kolesterol yang tinggi dapat menyumbat arteri dan meningkatkan risiko penyakit arteri koroner dan serangan jantung.

Perubahan gaya hidup dan obat-obatan apabila diperlukan, dapat menurunkan kolesterol.

Kadar trigliserida yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner, terutama pada wanita.

4. Tidak merokok

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat kita berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

“Jika Anda tidak merokok, jangan mulai. Jika Anda merokok, berhenti merokok akan menurunkan risiko penyakit jantung,” ucap dia.

Baca juga: 5 Alasan Kamu Harus Berhenti Merokok Mulai Hari Ini

5. Makan makanan yang sehat

Cobalah untuk membatasi lemak jenuh, makanan tinggi natrium, dan tambahan gula. Makan banyak buah segar, sayuran, dan biji-bijian.

6. Berolahraga teratur

Olahraga memiliki banyak manfaat, termasuk memperkuat jantung dan meningkatkan sirkulasi darah.

Kegiatan ini juga dapat membantu kita mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Semua itu pada akhirnya berguna untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

7. Berat badan sehat

Kelebihan berat badan atau mengalami obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca juga: Ketika Diet Bisa Lebih Mematikan daripada Obesitas

Hal ini terkait dengan faktor risiko penyakit jantung lainnya, termasuk kadar kolesterol dan trigliserida darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

“Mengontrol berat badan dapat menurunkan risiko ini,” imbuh Igsa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.