Mengapa Anak Indonesia Tertinggal dalam Kemampuan Membaca

Kompas.com - 01/10/2020, 10:43 WIB
Indonesia Cinta Membaca Tanoto Foundation Dok. Tanoto FoundationIndonesia Cinta Membaca Tanoto Foundation

Orangtua harus ditantang untuk membacakan buku bagi anak sedini mungkin. Bahkan, menurut Dharma, sebelum anak masuk sekolah TK, idealnya anak sudah dibacakan 1.000 buku.

“Sehari satu buku tipis, dalam 5 tahun kan sudah 1.500 buku. Anak-anak memang harus ditantang untuk membaca. Bukunya juga bisa diulang-ulang lagi dibaca, tidak harus baru,” katanya.

Membaca juga dapat meningkatkan ikatan emosional dengan orang tua, mengajarkan anak bersosialisasi secara positif melalui cerita, mengembangkan daya imajinasi, hingga meningkatkan keterampilan bahasa. Itulah mengapa, membaca menjadi kunci penting dalam pendidikan.

Baca juga: Membacakan Dongeng Juga Melatih Aspek Motorik Anak

Kompetisi membaca

Untuk mendukung percepatan ketertinggalan tersebut, dan sebagai inisiator gerakan literasi “Indonesia Cinta Membaca”, Tanoto Foundation mengadakan lomba foto #MomenBacaBersama. Kompetisi itu berlangsung mulai 10 September sampai 22 Desember 2020.

Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation, Eddy Hendry, menjelaskan, bicara soal literasi sebenarnya bukan hanya kemampuan membaca tapi juga memahami membaca.

“Saat ini belum banyak diterapkan kebiasaan membaca di usia dini. Apalagi sekarang anak-anak lebih akrab dengan gadget, dan kebiasan mendongeng juga berkurang. Kita ingin ada gerakan literasi Indonesia Cinta Membaca, memastikan agar anak-anak punya kebiasaan membaca usia dini,” katanya.

Menurut Eddy, membaca adalah salah satu stimulasi untuk memaksimalkan perkembangan otak anak.

Di negara-negara maju, minat baca sudah dimulai jauh sebelum mereka bisa membaca. Hasilnya, anak-anak yang suka membaca tidak memiliki kesulitan ketika bersekolah.

Sebaliknya, anak yang tidak suka membaca ternyata dikaitkan dengan tingkat kriminalitas yang cenderung lebih tinggi ketika mereka dewasa.

Baca juga: 5 Cara Membuat Anak Senang Membaca Buku

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X