Dipakai dalam Koleksi Dior, Yuk Kenal Lebih Dekat Kain Endek Bali

Kompas.com - 01/10/2020, 17:26 WIB
Foto dirilis Rabu (6/5/2020), memperlihatkan perajin kain endek tradisional melakukan proses pewarnaan motif pada benang di Bali. Usaha pertenunan kain endek yang sempat melorot mulai dibangkitkan kembali seiring dengan target pemerintah dalam memajukan sektor UMKM sekaligus upaya pelestarian budaya. ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWOFoto dirilis Rabu (6/5/2020), memperlihatkan perajin kain endek tradisional melakukan proses pewarnaan motif pada benang di Bali. Usaha pertenunan kain endek yang sempat melorot mulai dibangkitkan kembali seiring dengan target pemerintah dalam memajukan sektor UMKM sekaligus upaya pelestarian budaya.

KOMPAS.com- Nama kain Endek Bali mendadak jadi perbincangan dan menarik perhatian sesaat setalah rumah mode dunia, Christian Dior memakainya dalam koleksi Spring/Summer 2021.

Kreasi tersebut kemudian dipetontonkan di ajang Paris Fashion Week pada Selasa (29/9/2020) lalu.

Dari 86 desain koleksi terbaru Dior, ada sekitar sembilan kreasi yang menggunakan kain Endek Bali sebagai salah satu materialnya.

Kain Endek Bali ternyata tampak sangat eksotis saat menempel pada pakaian dan juga tas dari Dior.

Tapi tahukah kamu soal kain ini? Yuk kenali lebih lanjut kain ikat khas Bali ini.

Sejarah

Foto dirilis Rabu (6/5/2020), memperlihatkan perajin kain endek tradisional mengikat benang sesuai motif sebelum proses pewarnaan di Bali. Usaha pertenunan kain endek yang sempat melorot mulai dibangkitkan kembali seiring dengan target pemerintah dalam memajukan sektor UMKM sekaligus upaya pelestarian budaya.ANTARA FOTO/NYOMAN HENDRA WIBOWO Foto dirilis Rabu (6/5/2020), memperlihatkan perajin kain endek tradisional mengikat benang sesuai motif sebelum proses pewarnaan di Bali. Usaha pertenunan kain endek yang sempat melorot mulai dibangkitkan kembali seiring dengan target pemerintah dalam memajukan sektor UMKM sekaligus upaya pelestarian budaya.
Kain Endek Bali diketahui sebagai kain yang dibuat dengan metode ikatan ganda atau dobel ikat. Endek Bali biasanya memiliki beragam motif bertemakan flora, fauna dan pemandangan atau landscape.

Yang membuat kain ini menjadi istimewa, umumnya kain Endek Bali diwarnai dengan warna-warna alami dari tumbuhan. Hal ini menjadi ciri khas tersendiri dari kain tenun ini

“Karena ini hasil tenunan, jadi nyaris tidak ada duanya, tidak ada yang sama,” ujar Guru Besar Bidang Pariwisata Universitas Udayana (Unud), Prof I Gede Pitana kepada Kompas.com dalam wawancara per telepon, Kamis (1/10/2020).

Berbeda dengan kain batik yang memiliki aturan penggunaannya, seperti batik motif parang yang hanya boleh digunakan oleh kalangan istana saja, kain Endek Bali bisa saja digunakan oleh masyarakat umum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X