Kompas.com - 02/10/2020, 12:11 WIB
Patricia Andriani dan koleksi batik rancangannya dokumen pribadiPatricia Andriani dan koleksi batik rancangannya

Banyak menggunakan batik Lasem, terkadang Patricia harus menunggu beberapa bulan untuk produksi. Sebab koleksi kain batik tulis yang dipesannnya terbatas. Para pengrajin juga tidak bisa membuat kain dalam jumlah banyak sekaligus.

"Kalau pesan prosesnya lama. Misalnya butuh beberapa bulan untuk produksi 3-4 lembar kain batik," kata Patricia.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk mendesain busana batik. Ia selalu berusaha membuat koleksi atau item fashion lain yang pasti ada sentuhan batik tulis. Harapannya dengan cara tersebut ia bisa mengangkat kehidupan pembatik.

"Selain itu bisa mengekspos batik yang digunakan kepada konsumen, jadi sekalian memberikan informasi tentang daerah asal kain," kata Patricia.

Dirinya mengaku senang karena saat ini semakin banyak brand lokal dan anak muda yang berinovasi terhadap batik sehingga peminatnya terus bertambah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Harapannya hal itu bisa mengangkat dan menyejahterakan kehidupan pembatik sekaligus melestarikan batik.

"Sekarang banyak yang berinovasi dengan batik tulis, itu positif. Jadi bisa lebih eksplor batik tulis mana yang harganya terjangkau dan motif menarik sehingga bisa diterima masyarakat. Edukasi lewat media sosial dan kegiatan tentang budaya batik tulis juga penting," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.