Kompas.com - 02/10/2020, 18:16 WIB
Ilustrasi pembuat batik di Lasem, Jawa Tengah shutterstockIlustrasi pembuat batik di Lasem, Jawa Tengah
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Industri batik sedang mengalami krisis di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi lebih dari setengah tahun. Beberapa perajin dan pengusaha batik mengeluhkan omset penjualan yang terus mengalami penurunan.

Hal ini juga dialami oleh Ekawatiningsih, pemilik rumah batik Lumintu yang terletak di kawasan Lasem, Batang, Jawa Tengah.

Menurut Eka, penjualan sudah mulai menurun sejak bulan Maret yang lalu karena tidak ada lagi pengunjung atau wisatawan yang datang.

“Kalau di Lasem itu kan sama teman-teman yang dari Yayasan Kesengsem Lasem sebagai guide-nya. Nah, itu mulai 23 Maret kemarin sudah tidak terima tamu sama sekali,” ungkapnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Meski begitu, Eka tidak dapat menjelaskan berapa banyak penurunan omsetnya. Sebab, memang wisatawan pun biasanya cuma datang di akhir pekan saja (weekend), jarang sekali ada yang berkunjung di hari-hari biasa.

Tidak hanya sepi pengunjung, omset yang mengalami penurunan ini pun disebabkan oleh banyaknya pesanan yang berasal dari luar kota harus dibatalkan, terutama untuk acara-acara pernikahan.

Baca juga: Mengenal Batik Tiga Negeri Lasem, Batik Multibudaya

Ilustrasi batik lasemshutterstock Ilustrasi batik lasem
Untuk terus bertahan di tengah pandemi ini, Eka mengaku, bahwa para perajin dan pengusaha batik di Lasem mengandalkan penjualan online yang dibantu oleh Yayasan Kesengsem Lasem dan yang lain. 

Untunglah ia tidak harus menjual aset seperti beberapa perajin lain yang mengalami kondisi lebih buruk.

“Kalau menjual aset sih ngga ya, saya untungnya dibantu teman-teman dari luar kota misalnya desainer muda Didiet Maulana, kontributor Kesengsem Lasem Agni Malagina, dan Komunitas Rajut Kejut yang sering mengadakan pasar online itu,” terangnya.

Selain itu, Eka juga mulai menginovasikan produk-produknya, tidak hanya dalam bentuk kain atau baju batik saja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X