Kompas.com - 02/10/2020, 19:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Keterbukaan dengan pasangan, apalagi jika hubungan makin serius, memang dibutuhkan. Kendati begitu banyak orang yang enggan membicarakan tentang infeksi menular seksual (IMS).

Padahal, mendiskusikan IMS dengan pasangan kita saat ini bisa membuat rutinitas seksual kita menjadi lebih aman.

Infeksi menular seksual ditularkan melalui hubungan intim tanpa menggunakan kondom. Jika tidak ditangani, infeksi ini dapat mengakibatkan gangguan organ reproduksi seperti susah hamil, disfungsi ereksi, hingga kanker.

Ditambah lagi, jika kita memiliki IMS, kita berpotensi menularkan penyakit tersebut kepada pasangan.

Terapis yang berbasis di New York City, AS, Rachel Wright mengatakan, tidak ada kata terlambat untuk membicarakan infeksi menular seksual dengan pasangan kita.

Baca juga: Jangan Cuci Kondom dan Memakainya Ulang

1. Agar hubungan seks aman dilakukan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita perlu mencari tahu apa yang kita butuhkan dari pasangan agar merasa aman untuk berhubungan seks.

Sebagian orang bisa dengan mudah mempercayai kata-kata pasangannya yang mengaku tidak memiliki infeksi menular seksual. Namun orang lain merasa lebih nyaman berhubungan seks jika mereka sudah melihat dokumentasi dari uji infeksi menular terbaru pasangannya.

Kita perlu mengetahui kondisi kita lebih dulu dengan melakukan pemeriksaan ke dokter, terlebih jika kita aktif secara seksual.

2. Pentingnya komunikasi sebelum bercinta

Jalin komunikasi dengan pasangan mengenai status kita terkait infeksi menular seksual. Waktu yang ideal mengkomunikasikan hal ini adalah sesaat sebelum kita bercinta dengan pasangan untuk pertama kali.

Pastikan Anda dan pasangan dalam kondisi mood yang baik sehingga diskusi lebih lancar. Memang, bersikap jujur bisa membuat kita dan pasangan merasa tidak nyaman, apalagi jika kita tidak pernah membahas topik tersebut sebelumnya.

Baca juga: Penyebab Tersering Pasangan Tak Lagi Berminat pada Seks

3. Buat komunikasi tanpa melibatkan emosi

Ketika kita mulai membahas status infeksi menular seksual, tidak usah menjelaskan hubungan kita atau melibatkan emosi dalam percakapan tersebut.

Cara seperti ini menjaga agar percakapan tetap terbuka, jadi hubungan pun cenderung untuk berbagi karena tidak ada yang ditutupi sejak awal.

Baca juga: Hati-hati, Mencukur Rambut Kemaluan Berisiko Infeksi Menular Seksual

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.