Kompas.com - 03/10/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi olahraga zumba. ShutterstockIlustrasi olahraga zumba.

KOMPAS.com - Angka kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah sangatlah tinggi. Meski demikian, sebenarnya penyakit kardiovaskular ini dapat dicegah dengan pola hidup sehat. Salah satunya rutin berolahraga kardio seperti zumba.

Zumba merupakan olaraga kardio yang menggabungkan gerakan intensitas rendah dan tinggi yang bisa meningkatkan detak jantung. Selain itu, zumba dapat meningkatkan daya tahan kardio dengan gerakan yang menyenangkan seperti berdansa.

Beberapa dokter juga menyarankan para pasiennya untuk melakukan olahraga zumba guna menjaga kesehatan jantungnya.

“Ada penelitian yang menunjukkan bahwa mengikuti kelas zumba secara rutin meningkatkan kemampuan jantung dan pernapasan untuk menjalankan fungsinya,” ujar praktisi di bidang kedokteran kardiovaskular, Rizky Teguh Riyanto Ph.D, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Latihan Aerobik dan Kekuatan Otot untuk Panjang Umur

Zumba termasuk latihan aerobik yang bisa menjaga kesehatan jantung, paru-paru, dan sistem peredaran darah.

Ditambahkan oleh Rizky, mereka yang aktif berolahraga memiliki tekanan darah dan denyut nadi yang lebih rendah.

Hal ini dikarenakan jantung lebih efektif dalam memompa darah. Selain itu, kapasitas paru-paru untuk menghirup udara yang dipenuhi oksigen menjadi lebih besar.

“Lebih banyak oksigen dan nutrisi yang dapat disebarkan ke seluruh tubuh maka energi sel tubuh menjadi lebih baik,” kata Rizky.

Bakar kalori

Suatu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sports Science & Medicine menyebutkan, mengikuti kelas zumba secara teratur setidaknya 40 menit dapat membakar antara 300 sampai 900 kalori.

Baca juga: Denada Bercita-Cita Bikin Kelas Zumba untuk Anak Pengidap Kanker

 

Hal itu bermanfaat untuk menjaga berat badan yang sehat sekaligus menghindari faktor risiko penyakit jantung.

Kendati demikian, bagi mereka yang baru ingin mencoba olahraga zumba untuk menjaga kesehatan kardiovaskular, Rizky menyarankan agar berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Sebab kondisi setiap orang berbeda.

"Begitu mendapatkan lampu hijau, mulailah mempraktikkan latihan kardio seperti zumba. Latihan kardio membantu membiasakan tubuh dengan gerakan yang lebih aktif dan juga merangsang tubuh untuk bekerja lebih keras dan lebih lama dari biasanya,” ucap Rizky.

Begitu tubuh sudah terbiasa dengan gerakan aktif, maka manfaat kesehatan juga bisa dirasakan.

Baca juga: 8 Olahraga untuk Jantung yang Mudah Dilakukan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.