Kompas.com - 03/10/2020, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Mengurangi jumlah kalori harian terbukti dapat membantu menurunkan berat badan. Maka tak heran beberapa orang yang ingin mendapatkan berat badan ideal lebih dulu menghitung jumlah kalori makanan yang hendak dikonsumsi.

Tapi, ternyata menurut para ilmuwan cara tersebut tidaklah tepat. Alih-alih menurunkan berat badan, menghitung kalori malah bisa menyebabkan kekurangan nutrisi dan kehilangan otot yang berdampak pada masalah kesehatan lain.

Para peneliti di Stanford University menemukan, tidak ada penurunan berat badan signifikan terhadap mereka yang melakukan diet rendah lemak dan diet rendah karbohidrat. Padahal, biasanya mereka memilih jenis makanan yang sehat dan lebih dulu menghitung jumlah kalori.

Malah, orang-orang yang menjalani diet tanpa mengkhawatirkan asupan kalori mengalami penurunan berat badan yang tak jauh berbeda.

Baca juga: Hati-hati, Diet Rendah Kalori Bisa Berdampak Buruk pada Tulang

Berdasarkan temuan tersebut, para peneliti menyimpulkan mengurangi jumlah kalori memang efektif menurunkan berat badan. Namun, daripada menghitung kalori jauh lebih baik untuk fokus terhadap jenis makanan yang dikonsumsi.

Untuk penurunan berat badan yang sehat, seseorang harus mengonsumsi karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah cukup daripada hanya menghitung kalori.

Beberapa orang yang menghitung kalori lebih fokus terhadap satu jenis makanan dan lupa dengan kebutuhan kalorinya. Contoh, karena sangat memikirkan jumlah kalori, seseorang lebih memilih sarapan dengan protein bar.

Padahal, nutrisi yang terkandung di protein bar tidak memenuhi kebutuhan tubuh. Akibatnya metabolisme melambat dan membuat tubuh terasa lemas.

Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi dapat menjaga tingkat energi tubuh dan membantu proses pembakaran lemak.

Ingat, tujuan utama mengurangi kalori adalah menurunkan berat badan dan bukan mengorbankan kesehatan. Selain mengatur pola makan yang sehat, jangan lupa untuk tetap aktif bergerak dengan rutin berolahraga.

Baca juga: Studi: Kurang Tidur 15 Menit Saja Dapat Memicu Kenaikan Berat Badan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.