Kompas.com - 04/10/2020, 06:27 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Anak-anak mulai belajar berdiri dan berjalan sejak usia sembilan bulan. Di tahap ini, penggunaan alas kaki menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Memang cara terbaik untuk melatih anak berdiri dan berjalan adalah dengan membiarkannya bertelanjang kaki.

Hal ini dikarenakan di telapak kaki terdapat banyak saraf yang membantu anak menyempurnakan cara berdiri, berjalan, menjaga postur, dan berlatih kekuatan.

Selain itu, berdiri tanpa alas kaki bisa membuat anak belajar keseimbangan dan koordinasi karena mereka merasakan permukaan di bawah telapaknya.

Akan tetapi, di kondisi tertentu anak perlu memakai sepatu. Ketika anak sedang belajar berdiri dan berjalan, orangtua tidak bisa asal memilih sepatu.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti yang tertulis dalam laman Indian Express berikut ini.

Baca juga: Nike Buka Bisnis Langganan Sepatu Anak, Rp 285 Ribu Setahun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Memasang sepatu dengan tepat
Sepatu harus dipasang dengan benar sesuai dengan panjang dan lebar kaki anak. Pastikan pula ada ruang untuk kaki bergerak.

Tapi jangan sampai sepatu yang anak pakai terlalu longgar atau bahkan ketat. Sebab hal itu membuat merasa tidak nyaman dan menjadi waspada dalam melangkah.

Akibatnya gaya berjalan anak menjadi tidak stabil dan tidak normal sehingga cenderung meningkatkan risiko jatuh atau cedera.

Rasa sakit saat berjalan juga bisa memberikan feedback negatif pada anak yang berdampak pada kepercayaan dirinya.

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

2. Pilih sepatu yang lentur
Kelenturan menjadi hal utama yang harus diperhatikan dalam memilih sepatu anak. Pilih sepatu yang memiliki sol yang mudah digerakkan sehingga anak bisa melangkah tanpa hambatan.

Selain itu, pastikan sol sepatu tidak licin ketika dipakai untuk berjalan guna meminimalisir anak terjatuh.

3. Rutin mengukur kaki
Kaki anak tumbuh dengan cepat hingga usia dua tahun. Orangtua sebaiknya mengukur kaki anak setiap enam minggu sekali untuk memastikan sepatu masih muat untuk dipakai. Jika kaki anak ternyata sudah lebih panjang dan lebar, maka orangtua harus mengganti sepatu dengan ukuran yang sesuai.

Baca juga: Pertimbangan Beli Sepatu Anak, Mode atau Kenyamanan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.