Kompas.com - 04/10/2020, 19:26 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mendengarkan penjelasan normalisasi hubungan Bahrain-Israel di Oval Office Gedung Putih, Washington DC, Jumat (11/9/2020). AP PHOTO/ANDREW HARNIKPresiden Amerika Serikat Donald Trump saat mendengarkan penjelasan normalisasi hubungan Bahrain-Israel di Oval Office Gedung Putih, Washington DC, Jumat (11/9/2020).
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pada Kamis (1/10/2020) lalu, Presiden AS Donald Trump, bersama istrinya Melania dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Saat itu, Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows menyebutkan Trump mengalami gejala ringan (mild symptoms) dari virus tersebut pada konferensi pers.

Sebenarnya, apa sih artinya gejala ringan atau mild symptoms yang dialami oleh Trump?

Robert Glatter, M.D, penasihat di Men's Health dan dokter darurat di Lenox Hill, New York, AS mencoba menjelaskan hal itu.

Menurut dia, gejala ringan meliputi batuk kering, demam ringan, nyeri otot, kelelahan, mual, diare, kehilangan indera penciuman serta indera perasa.

Baca juga: Batuk Tak Selalu Gejala Covid-19, Bagaimana Membedakannya?

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan, orang yang menderita Covid-19 melaporkan berbagai gejala, mulai dari gejala ringan hingga sakit yang parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Covid-19, kata Dr. Glatter, bisa berpotensi berkembang menjadi gejala yang lebih parah (severe symptoms).

Gejala tersebut antara lain kesulitan bernapas, rasa nyeri di dada, demam tinggi, pusing, serta gejala neurologis lainnya.

"Gejala neurologis progresif bisa mencakup stroke, karena virus meningkatkan risiko pembekuan darah," kata dia.

"Banyak orang dengan gejala neurologis progresif bisa sembuh, tetapi ada juga risiko jangka panjang atau gejala kronis seperti yang kita lihat pada 'long hauler'."

Long hauler merupakan istilah yang mengacu pada pasien yang sudah sembuh dari Covid-19, namun masih mengeluhkan gejala virus tersebut.

Baca juga: 7 Gejala Baru Infeksi Covid-19 yang Mengejutkan

Gejala Covid-19 bisa muncul antara 2-14 hari setelah terkena paparan. Apa saja gejalanya?

  • Demam atau kedinginan
  • Batuk
  • Sesak atau sulit bernapas
  • Kelelahan
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Sakit kepala
  • Kehilangan indera perasa atau indera penciuman
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat
  • Mual atau muntah
  • Diare
  • Pusing

Ada juga gejala tertentu yang menjadi "alarm" atau pengingat bahwa kita kemungkinan terinfeksi virus corona, seperti sulit bernapas, nyeri di dada terus-menerus, merasa kebingungan, susah bangun atau terjaga, dan warna biru pada bibir atau wajah.

Baca juga: Membedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.