Benarkah Konsumsi Ayam Broiler Berbahaya untuk Kesehatan?

Kompas.com - 05/10/2020, 13:12 WIB
Ilustrasi daging ayam. pixabay.com/RitaEIlustrasi daging ayam.
Editor Wisnubrata

Salmonella adalah jenis bakteri yang secara alamiah hidup di beberapa bagian tubuh ayam, seperti bulu, kaki, paruh, hingga kotorannya.

Oleh karenanya, salmonella bisa menyebar dan menginfeksi ayam- ayam broiler lain yang berada dalam satu peternakan lewat lantai atau tanah kandang, tempat makan maupun minum, dan lain-lain.

Pada manusia, infeksi bakteri Salmonella biasanya mengakibatkan munculnya diare ringan, sedang, tapi juga dapat mengancam nyawa. Tingkat keparahan ini tergantung dari kondisi sistem imun manusia itu sendiri.

Namun anak-anak dan lansia serta orang dengan penyakit yang menyerang sistem imun (kanker atau HIV) merupakan golongan paling rentan.

Bakteri lain yang juga ditemukan pada ayam broiler adalah Campylobacter, biasanya pada bagian jeroan.

Infeksi bakteri ini biasanya tidak menimbulkan gejala pada ayam broiler. Namun pada manusia, bakteri ini bisa sampai mengakibatkan diare berdarah alias disentri.

2. Mengandung logam berat

Penelitian menunjukkan bahwa daging ayam broiler juga tercemar logam berat, terutama kadmium (Cd), besi (Fe), dan seng (Zn). Logam berat ini paling banyak ditemukan di daging paha dan dada ayam broiler.

Kadmium dan besi biasanya masuk ke tubuh ayam lewat makanan maupun kondisi udara yang berdebu dan telah tercemar logam tersebut. Sementara itu, seng bisa masuk lewat air minum yang diberikan kepada ayam broiler.

3. Mengandung antibiotik

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X