Kompas.com - 06/10/2020, 08:07 WIB
Louis Vuitton Face Shield Louis Vuitton Face Shield
|
Editor Wisnubrata

Namun, itulah yang coba diupayakan Louis Vuitton, membuat setiap orang memakai pelindung wajah dengan logo LV di kepala mereka, terlepas dari apakah cara itu berfungsi mencegah penularan atau tidak.

"Ini adalah hal logis bagi label yang mencolok," kata Benedict Auld, CEO dan pendiri Lapidarius, konsultan strategi merek yang berbasis di New York.

"Ini sepenuhnya konsisten dengan strategi Louis Vuitton secara keseluruhan, yaitu membuat produk mereka menarik perhatian."

Dan kemungkinan besar, nantinya merek atau label lain akan mengikuti langkah yang dilakukan Louis Vuitton --merilis pelindung wajah mewah dengan harga tinggi.

Apakah akan ada orang yang membelinya atau tidak, Auld melihat adanya peran masyarakat dalam konsumsi barang mewah.

Ia menilai, strategi label mewah --seperti Louis Vuitton, tercermin dalam novel distopia karangan Aldous Huxley, Brave New World.

Buku yang ditulis pada tahun 1931 dan diterbitkan setahun kemudian itu menggambarkan bagaimana masyarakat direkayasa ke dalam hierarki sosial atau kasta. Kasta Alfa berada di puncak hierarki, dan Epsilon di tempat terbawah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Merek-merek mewah mencapai Faustian bargain, seperti Louis Vuitton dan label pakaian lainnya, yang mencegah sebagian besar orang merasakan pengalaman menggunakan barang-barang buatan mereka," ujar Auld.

Faustian bargain, atau kesepakatan Faustian, merupakan kondisi di mana seseorang meninggalkan nilai-nilai spiritual atau prinsip moral untuk memperoleh kekayaan atau keuntungan lainnya.

"LVMH tidak memberi dampak sosial, kecuali bagi 1 persen masyarakat di kasta teratas yang mempunyai sekitar 80 persen kekayaan di dunia dan yang memiliki kepentingan," kata Auld.

Halaman:


Sumber Forbes
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.