Kompas.com - 06/10/2020, 08:07 WIB
Louis Vuitton Face Shield Louis Vuitton Face Shield
|
Editor Wisnubrata

"Seratus lima puluh tahun lalu, wanita tidak membutuhkan handbag. Handbag tidak memiliki arti," katanya.

"Wanita menghabiskan hidup mereka di rumah, dan jika mereka pergi, mereka hanya membawa tas kecil. Wanita dari pertengahan abad ke-19 akan menganggap kita gila dengan menenteng tas jinjing besar berisi banyak barang."

"Nah, pada tahun 2050 alat perlindungan pribadi mungkin akan menjadi hal yang wajar. Membawa masker adalah kebutuhan seperti membawa tisu atau dompet. Ini adalah arah yang kita tuju," tutur Olbertova.

Dia mengapresiasi langkah yang dilakukan Louis Vuitton. Namun, ia juga menilai label mewah akan kesulitan untuk berinovasi, dan tidak peka dengan pandemi saat ini.

"Kesehatan seharusnya tidak menjadi sebuah kemewahan, atau seseorang yang menggunakan status kekayaan mereka untuk melindungi diri karena mereka lebih baik dan lebih pantas sehat," katanya.

"Orang yang sungguh-sungguh kaya kemungkinan tidak membeli pelindung wajah yang terlalu mahal."

"Produk seperti ini ditujukan bagi mereka yang menjadikan barang mewah sebagai kendaraan sosial, di mana hal itu tidak dilakukan oleh orang yang benar-benar kaya karena mereka tidak butuh apa pun untuk dibuktikan," sambung Olbertova.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati kehadiran pelindung wajah Louis Vuitton di tengah pandemi dipertanyakan banyak orang, ini merupakan langkah inovasi yang tepat dari label tersebut.

"Pandemi hanya bertindak sebagai sarana untuk mempercepat transisi sektor barang mewah," ujar Olbertova menyimpulkan.

"Label mewah mungkin perlu mencari cara untuk melakukannya dengan lebih hati-hati. Tapi ini merupakan dinamika menarik yang perlu digali di masa depan."

Baca juga: Bukan Bahagia, Belanja Barang Mewah Justru Bikin Kurang Percaya Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.