Pulang dari Kuwait, Pangeran Charles Tak Wajib Karantina, Mengapa?

Kompas.com - 06/10/2020, 10:00 WIB
Pangeran Charles saat mengunjungi Leicester Market di Leicester, Inggris, pada 11 Februari 2020. NEIL HALL/EPA-EFEPangeran Charles saat mengunjungi Leicester Market di Leicester, Inggris, pada 11 Februari 2020.

KOMPAS.com - Pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles melakukan perjalanan ke Kuwait pada Minggu (4/10/2020).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan ucapan belasungkawa menyusul  kematian penguasa negara itu, Sheikh Sabah Al Ahmad Al Sabah.

Ketika, setiap orang diharuskan mengisolasi diri selama 14 hari setelah melakukan perjalanan ke wilayah yang tidak ada dalam daftar koridor perjalanan Inggris, Pangeran Charles luput.

Baca juga: Tak Punya Biaya untuk Ceraikan Diana, Pangeran Charles Pun Pinjam Uang

Pria 71 tahun ini tak diwajibkan untuk menjalani masa karantina, akibat pertimbangan perannya.

Berdasarkan keterangan di situs web Pemerintah Inggris, beberapa orang memang tidak perlu mengisolasi diri saat tiba kembali di Inggris, karena pekerjaan yang mereka lakukan.

Salah satunya -tentu saja, Pangeran Charles. Dia memenuhi semua kriteria untuk Foreign, Commonwealth and Development Office.

Baca juga: Gemar Telur Rebus, Pangeran Charles Bikin Aturan Masak Khusus

Pangeran Charles melakukan perjalanan tersebut sebagai bagian dari tugas kerajaan atas perintah Ratu Elizabeth II

Kemungkinan besar, Pangeran Charles pun harus menjalani tes Covid-19 sebelum bepergian.

"Mulai 1 Agustus 2020, Pemerintah Kuwait mengizinkan warga negara Inggris untuk memasuki Kuwait jika mereka memiliki tempat tinggal yang sah dan tes PCR negatif."

"Tes tersebut dilakukan tidak lebih dari 96 jam sebelum penerimaan dalam penerbangan ke Kuwait."

Baca juga: Ketika Pangeran Charles Disangka Usir Harry dan Meghan dari Pesta

Demikian bunyi ketentuan yang dipakai oleh otoritas di Kuwait yang mengatur kedatangan warga asing di negara itu, terkait dengan pandemi Covid-19.

Selama kunjungannya ke Kuwait, Pangeran Charles menyampaikan salam dan simpati atas nama Ratu kepada Emir baru negara itu, Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Sabah.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X