Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/10/2020, 10:20 WIB

KOMPAS.com - Perilaku orangtua dalam mendidik anak-anak memiliki dampak yang penting bagi kesehatan mental mereka.

Seringkali, orangtua yang mengalami rasa cemas dan depresi membuat situasi tidak nyaman di dalam rumah. Hal ini menjadi toxic bagi anak-anak.

Seorang psikolog klinis National Institute of Mental Health, Marcy Burstein menjelaskan, memang ada hubungan yang erat antara kesehatan mental antara orangtua dengan anak.

Baca juga: Anak Juga Bisa Stres, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Pandemi

Anak-anak yang memiliki orangtua dengan gangguan kecemasan 4-6 kali lebih mungkin untuk mengembangkan gangguan kecemasan dalam hidup mereka.

Lalu, anak-anak dari orangtua dengan depresi 3-4 kali lebih mungkin untuk mengembangkan depresi. Gangguan kesehatan mental ini biasanya muncul di masa kanak-kanak atau remaja.

"Hubungan antara orangtua dan anak bersifat dua arah dan kompleks."

"Berdasarkan penelitian, terkadang anak yang cemas perlu mengurangi perlindungan berlebihan (overprotective) dari orangtua," ujar Burstein.

Gangguan kesehatan mental memang tidak dapat dihindari. Mengingat, setiap perjalanan di dunia ini  sangat rumit dan pasti ada kalanya menyakitkan.

Baca juga: Penggemar Horor Lebih Tenang Hadapi Situasi Pandemi, Apa Sebabnya?

Maka, kita sebenarnya juga membutuhkan bantuan profesional dari seperti psikolog atau psikiater untuk mengatasi kesedihan, rasa cemas, dan depresi.

Apa pun alasannya, menyangkal gangguan kesehatan mental dapat membahayakan anak-anak dan diri kita sendiri dalam jangka panjang.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber CNN
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.