Kompas.com - 06/10/2020, 16:59 WIB
Ilustrasi pakai minyak panas untuk menggoreng donat. PIXABAY/DOMINIK SCHRAUDOLFIlustrasi pakai minyak panas untuk menggoreng donat.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut membuat banyak orang kini menjadi lebih peduli dengan kesehatannya.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai tubuh sehat adalah dengan beralih ke makanan sehat.

Banyak yang lantas memilih untuk menghindari makanan mengandung minyak karena meyakini kandungan tersebut tidak sehat.

Baca juga: Demi Kesehatan, Perlukah Ganti Minyak Goreng dengan Minyak Zaitun?

Namun benarkah minyak memiliki dampak buruk bagi kesehatan?

Menurut ahli gizi Seala Septiani, pandangan minyak tidak baik untuk kesehatan sebenarnya sedikit keliru.

Sebab, pada dasarnya minyak merupakan sumber lemak yang juga dibutuhkan tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Persepsi awalnya bukan karena minyak tapi karena kata-kata gorengan. Gorengan itu sering dikaitkan dengan hal-hal buruk yaitu lemak jahat dan kolesterol."

Demikian dituturkan Seala Septiani saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Pria, dari Obat Impotensi hingga Diabetes

Ia menerangkan, gorengan yang dibeli di luar biasanya dimasak menggunakan minyak yang sudah berulang kali dipakai.

Minyak yang sudah dipanaskan berkali-kali itu memang tidak baik untuk kesehatan karena kadar lemak yang tinggi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.