Kompas.com - 06/10/2020, 16:59 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut membuat banyak orang kini menjadi lebih peduli dengan kesehatannya.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mencapai tubuh sehat adalah dengan beralih ke makanan sehat.

Banyak yang lantas memilih untuk menghindari makanan mengandung minyak karena meyakini kandungan tersebut tidak sehat.

Baca juga: Demi Kesehatan, Perlukah Ganti Minyak Goreng dengan Minyak Zaitun?

Namun benarkah minyak memiliki dampak buruk bagi kesehatan?

Menurut ahli gizi Seala Septiani, pandangan minyak tidak baik untuk kesehatan sebenarnya sedikit keliru.

Sebab, pada dasarnya minyak merupakan sumber lemak yang juga dibutuhkan tubuh.

"Persepsi awalnya bukan karena minyak tapi karena kata-kata gorengan. Gorengan itu sering dikaitkan dengan hal-hal buruk yaitu lemak jahat dan kolesterol."

Demikian dituturkan Seala Septiani saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Pria, dari Obat Impotensi hingga Diabetes

Ia menerangkan, gorengan yang dibeli di luar biasanya dimasak menggunakan minyak yang sudah berulang kali dipakai.

Minyak yang sudah dipanaskan berkali-kali itu memang tidak baik untuk kesehatan karena kadar lemak yang tinggi.

Namun, beda halnya dengan minyak yang digunakan untuk menumis atau dijadikan salad dressing.

Minyak tersebut tidak dipanaskan dalam suhu tinggi, sehingga kandungannya tidak rusak.

"Kembali lagi pemanfaatannya seperti apa. Minyak yang tidak dipanaskan sama sekali itu baik," kata Seala.

Baca juga: Apakah Batu Empedu Bisa Diobati dengan Minyak Zaitun?

Ditambahkan olehnya, minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak kedelai termasuk sumber lemak baik bagi tubuh. Minyak nabati mengandung PUFA (asam tak jenuh) dan Omega-3.

Kendati demikian, konsumsi minyak juga harus dibatasi yakni lima sendok makan per hari.

Selain itu, apabila minyak hendak digunakan untuk memasak, disarankan memilih metode pemanasan dengan api kecil seperti menumis atau roaster.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.