Kompas.com - 07/10/2020, 17:31 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

“Di Okinawa, mereka mengatakan bahwa siapa pun yang menjadi tua dengan sehat membutuhkan ikigai, atau alasan untuk hidup. Nah, berkebun memberi alasan untuk bangun setiap hari,” kata Bradley.

Selain itu, Willcox menjelaskan, orang Okinawa menghargai konsep yuimaru, atau tingkat keterhubungan sosial yang tinggi.

“Berkumpul di pasar lokal, membawa hasil bumi, dan berbagi panen dari kebun adalah kegiatan sosial yang besar,” katanya. “Itu pasti membantu orang merasa membumi dan terhubung.”

Rasa keterkaitan dengan orang lain itu penting, begitu pula hubungan individu dengan alam.

Baca juga: Nikmati Manfaat Berkebun, Rileksasi hingga Tumbuhkan Rasa Peduli

Studi lain dilakukan Universitas Harvard menunjukkan bahwa orang-orang yang dikelilingi oleh tanaman hijau subur, bisa hidup lebih lama, dengan kemungkinan lebih rendah terkena kanker atau penyakit pernapasan.

Para dokter di Skotlandia sekarang boleh meresepkan jalan-jalan di alam untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk mengurangi tekanan darah dan kecemasan, serta untuk meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkebun, bahkan jika kamu hanya memiliki sepetak tanah di depan rumah di daerah perkotaan, adalah cara sederhana untuk memasukkan lebih banyak hal dari alam ke dalam kehidupan sehari-hari.

Terakhir, ada juga komponen diet untuk umur panjang yang dapat dibantu dengan berkebun, karena mereka yang berkebun juga cenderung menikmati hasil panennya sendiri.

Para peneliti mendapati hubungan antara diet Mediterania yakni diet kaya sayuran, buah-buahan, biji-bijian, polong-polongan, kacang-kacangan, ikan dan minyak zaitun - dan penuaan yang lebih lambat.

Willcox mengatakan prinsip mendasar dari makan banyak sayuran segar, yang berasal dari kebun sendiri, penting untuk umur panjang.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.