Kompas.com - 08/10/2020, 07:28 WIB

KOMPAS.com - Stres dan rasa cemas yang melanda ibu hamil memang kerap terjadi. Biasanya sensitivitas pun memang akan meningkat pada ibu hamil.

Namun, hal ini tidak boleh diabaikan, karena bisa saja stres dan rasa cemas merupakan tanda-tanda awal dari terganggunya kesehatan mental.

Perlu diketahui, masalah kesehatan mental ini kemungkinan juga tidak hanya terjadi saat masa kehamilan saja. Namun sudah berlangsung sebelumnya.

Baca juga: Anak Juga Bisa Stres, Ini Tips Jaga Kesehatan Mental Pandemi

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi di RS Pondok Indah (RSPI), dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG-KFER, M.Sc memberikan penjelasannya.

Dia mengatakan, beberapa pasiennya sudah mempunyai riwayat masalah kesehatan mental jauh sebelum hamil.

Nah, jika masalah kesehatan mental pada ibu hamil tidak segera diatasi, maka dampaknya akan sangat buruk bagi perkembangan janin, bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Baca juga: 10 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Mental, Sudah Tahu?

Untuk itu, penting sekali bagi ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan (antenatal care) secara reguler, agar bisa berkonsultasi dengan dokter maupun bidan.

"Saat sedang memeriksa kehamilan, kita juga sudah memperkirakan apakah si ibu itu mengalami masalah kesehatan mental atau tidak."

"Bisa dilihat dari cara berbicaranya," kata Yassin yang berbicara melalui aplikasi Zoom, Rabu (7/10/2020) kemarin.

Baca juga: Cegah Anemia, Ibu Hamil Perlu Konsumsi Tablet Tambah Darah

Yassin juga menjelaskan, dokter maupun bidan pasti akan menanyakan siapa supporting system mereka, dan hal-hal apa yang biasa mereka lakukan di rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.