Kompas.com - 12/10/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi nonton film shutterstockIlustrasi nonton film
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Apakah kamu senang menonton film horor? Meski seram, penggemar film jenis ini rupanya tidak sedikit mengingat film-film horor biasanya laku.

Namun jika kamu termasuk orang yang takut untuk menyaksikan film genre ini, kamu mungkin bertanya-tanya mengapa ada orang yang rela membayar demi mendapatkan rasa ngeri dan deg-degan sepanjang film.

Umumnya, orang-orang menganggap rasa takut sebagai emosi yang tidak menyenangkan. Tapi sebagian orang lainnya justru senang memicu rasa takut ini, misalnya dengan melakukan kegiatan bungee jumping atau menonton film horor.

Banyak orang yang ingin menguji dan mengetahui seberapa tinggi keberanian mereka saat menonton film horor. Mereka ingin tahu tingkat rasa takut yang bisa mereka tolerir, dan tidak jarang muncul kepuasan tersendiri ketika mereka mampu menahan rasa takutnya.

Di samping rasa puas tersebut, beberapa hal di bawah ini juga bisa menjadi alasan seseorang menjadi suka menonton film seram:

1. Mengeksplorasi ‘sisi gelap’

Sebuah studi dari Temple University di Jepang menemukan bahwa banyak orang yang merasa penasaran dan tertarik dengan ‘sisi gelap’ dari kehidupan manusia. Karena itu, mereka ingin mencoba untuk memahaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini juga berlaku untuk film horor. Plot dan kejadian dalam film horor umumnya berbeda dari kehidupan sehari-hari dan tak jarang yang aneh. Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang tertarik untuk menontonnya.

Baca juga: Penggemar Film Horor, Sudah Tahu Dampaknya untuk Kesehatan?

2. Memiliki kepribadian tipe T

Orang-orang yang hobi menonton film horor termasuk golongan orang yang memiliki kepribadian tipe T. Apa maksudnya?

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X