Kompas.com - 12/10/2020, 13:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

Setelah program latihan intensif selama enam bulan, para peneliti mengamati adanya peningkatan signifikan dalam volume air mani dan konsentrasi sperma di antara mereka yang berada dalam kelompok penurunan berat badan, dibandingkan dengan kelompok kontrol.

2. Berolahraga
Fungsi sistem reproduksi juga bergantung pada kesehatan tubuh secara umum. Jadi, jika seorang pria berolahraga secara teratur, testis akan berfungsi lebih baik dan jumlah sperma dapat meningkat.

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Human Reproduction meneliti 231 pria yang mencari perawatan kesuburan sekaligus melihat tingkat aktivitas fisik mereka.

Baca juga: Olahraga yang Efektif Meningkatkan Kesuburan Pria

Para peneliti menemukan bahwa angkat beban, lari dan joging berkaitan dengan konsentrasi sperma yang lebih tinggi daripada jenis olahraga lain seperti berjalan kaki dan aerobik.

Meski begitu, dokter kebidanan dan ginekologi sekaligus ahli endokrinologi reproduksi di Spring Fertility, Temeka Zore mengatakan, olahraga apa pun sebetulnya lebih baik daripada tidak sama sekali.

Sebab, olahraga dapat mengurangi peradangan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan fungsi sperma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis olahraga tertentu, seperti bersepeda, berkaitan dengan penurunan jumlah sperma. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menarik kesimpulan pasti tentang jenis olahraga apa yang terbaik.

3. Berhenti merokok
Merokok berdampak negatif terhadap jumlah sperma, jadi berhenti merokok dapat meningkatkan kesehatan sperma Anda.

Menurut sebuah analisis tahun 2007 yang diterbitkan dalam Human Reproduction, pria yang merokok lebih dari 20 batang sehari mengalami penurunan konsentrasi sperma sebesar 19 persen, dibandingkan dengan pria yang bukan perokok.

Belum sepenuhnya diketahui mengapa merokok dapat mengurangi jumlah sperma, namun sebuah ulasan tahun 2015 yang diterbitkan dalam World Journal of Men's Health menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan kerusakan DNA pada sperma, yang pada akhirnya mengurangi kesuburan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.