Kompas.com - 12/10/2020, 19:51 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Kita bisa juga mencari bagian tentang keberlanjutan di situs web mereka atau memeriksa label dengan cermat.

Apabila tidak ada informasi tentang keberlanjutan, kemungkinan merek tersebut tidak menggunakan kapas organik atau bahan ramah lingkungan lainnya.

Mendaur ulang kapas organik

Ingin menyingkirkan pakaian berbahan dasar kapas? Ada beberapa hal yang dapat dilakukan.

Jika barang tersebut masih dalam kondisi yang baik, solusi yang jelas adalah mendonasikan atau menjualnya.

Kalau barang tersebut tidak lagi dalam kondisi yang wajar, kita bisa membawa ke tempat daur ulang. Beberapa toko pakaian, seperti H&M dan The North Face akan menerima pakaian bekas untuk didaur ulang.

Dalam hal mendaur ulang kapas, ini bukanlah proses yang mudah. Menurut CottonWorks, kapas harus dicampur dengan serat lain untuk dibuat menjadi benang baru. Ini diperlukan untuk kekuatan dan daya tahan, tetapi kapas tidak dapat terus didaur ulang.

Salah satu jawabannya adalah membeli produk yang dibuat tahan lama. Kapas organik akan lebih awet dibandingkan kapas konvensional karena kualitasnya jauh lebih baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Hindari 5 Hal Ini Saat Membeli Pakaian

Apakah kapas organik itu sudah etis?

Penting untuk diperhatikan, bahwa sertifikasi organik tidak berarti semua masalah sosial dalam rantai pasokan telah ditangani secara efektif.

Koordinator kampanye global Stop Child Labour, Sofie Ovaa mengatakan kepada merek pakaian organik Tilly dan Jasper, kalau rantai pasokan kapas organik masih bisa sangat rumit, dengan adanya kontrak tersembunyi.

"Perusahaan yang menjual produk mereka di Eropa dan AS tidak tahu dari mana asal pakaian kapas organik. Mungkin mereka tahu pemasok pertama dan ada kode etik yang diterapkan, tetapi lebih jauh di rantai bawah, sangat sulit untuk memahami dari mana asal kapas," jelasnya.

Kapas adalah industri yang rumit dan penuh dengan masalah. Namun, ada hal-hal yang dapat dilakukan konsumen yakni dengan mencari tahu lebih lanjut tentang cara berbelanja secara berkelanjutan.

Baca juga: Jarang Cuci Pakaian Hingga Cermat Pilih Bahan, Cara Menjaga Bumi Lewat Busana

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Sumber livekindly
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.