Kompas.com - 13/10/2020, 09:49 WIB
Ilustrasi bra ShutterstockIlustrasi bra

KOMPAS.com - Tanggal 13 Oktober diperingati sebagai Hari Tanpa Bra (No Bra Day) yang merupakan bagian dari kampanye kesadaran bulan kanker payudara.

Memang belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan antara tidak memakai bra dengan menurunkan risiko kanker payudara

Tapi bagi kebanyakan perempuan, tidak memakai bra adalah keuntungan tersendiri. Ada rasa 'bebas' ketika pengait bra dilepaskan.

Di sisi lain, tetap ada perempuan yang senang memakai bra karena berpikir dapat menjaga payudara tetap kencang dan sehat.

Namun, suatu penelitian belum lama ini menemukan fakta sebaliknya. Tidak memakai bra justru lebih baik untuk perempuan.

Baca juga: Seberapa Sering Bra Harus Dicuci?

Tidak memakai bra ternyata malah bisa meningkatkan kekencangan dan membantu pertumbuhan jaringan payudara.

Profesor Jean-Denis Rouillan dari Center Hospitalier Universitaire de Besancon di Prancis mengungkapkan bra sebenarnya tidak diperlukan untuk kesehatan payudara perempuan.

Dalam penelitiannya, bra tidak diperlukan secara anatomis, medis, atau fisiologis. Sebaliknya, bra malah bisa mencegah payudara tumbuh dan tidak mencapai pengencangan alami.

Mengenakan bra sejak usia muda juga tidak membantu menopang dada maupun mencegah payudara kendur.

Professor Rouillan dalam penelitiannya melibatkan 330 perempuan berusia 18-35 tahun untuk diukur payudaranya selama 15 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan perempuan yang tidak memakai bra puting payudaranya terangkat hingga 7 milimeter setiap tahun.

Selain itu, perempuan yang tidak memakai bra juga menunjukkan lebih sedikit stretch mark di payudaranya.

Baca juga: Ketika Payudara Besar Tak Lagi Populer

Bahkan payudara mereka lebih kencang dibandingkan perempuan yang biasa memakai bra.

Pertumbuhan jaringan otot

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Professor Rouillan, tidak memakai bra jauh lebih baik untuk perempuan muda karena mendukung pertumbuhan jaringan otot payudara.

Akan tetapi, ditekankan oleh Professor Rouillan, hasil penelitian ini bukan bermaksud menyuruh perempuan berhenti memakai bra.

Sebab jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian masih terlalu sedikit dan tidak mewakili perempuan secara keseluruhan. Sikap perempuan terhadap penggunaan bra berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Bagi beberapa perempuan, bra adalah barang sehari-hari yang penting. Sedangkan bagi yang lain, bra hanyalah sesuatu yang merepotkan.

Selain itu, masih sangat sedikit penelitian tentang pemakaian bra pada perempuan terutama saat melakukan aktivitas fisik.

Namun, memakai bra atau tidak, melepas pengait setelah seharian memakai bra terasa melegakan.

Jangan lupa juga untuk rutin melakukan SADARI (periksa payudara sendiri) guna mencegah kanker payudara sejak dini.

Baca juga: Haid Pertama Terlalu Dini, Lebih Berisiko Kanker Payudara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.