Kompas.com - 13/10/2020, 11:43 WIB

KOMPAS.com—  Hari Tanpa Bra atau No Bra Day diperingati oleh masyarakat dunia setiap tanggal 13 Oktober. Ternyata ini bukan gerakan vulgar tetapi untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kanker payudara.

Gerakan ini dimulai pada tahun 2011 yang berlangsung di media sosial dengan tanda pagar #nobraday, bertepatan dengan Bulan Kanker Payudara yang diperingati setiap bulan Oktober.

Kampanye hari tanpa bra dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perempuan untuk melakukan pemeriksaan diri, screening, dan memastikan mereka mengetahui tanda-tanda kanker payudara.

Para wanita dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan mammogram pada 13 Oktober, yang dapat membantu mendeteksi kanker payudara hingga dua tahun sebelum kanker dapat dirasakan oleh pasien atau dokter.

Hari Tanpa Bra ini juga diperingati dengan melakukan serangkaian kegiatan seperti keluar tanpa bra, berdonasi dan mengenakan pakaian ungu pada hari itu.

Baca juga: Tak Pakai Bra Ternyata Malah Baik untuk Payudara

Sejarah bra di Indonesia

Di Indonesia bra disebut dengan BH. Hal ini berawal dari singkatan dari zaman Belanda yakni,  Buste Houder (BH). Saat diserap ke Bahasa Indonesia, yang tersisa hanya singkatannya saja yakni, BH.

Ada pula sebutan lain yakni, kutang. Sebutan ini juga ada sejarah tersendiri. Melansir wikipedia, asal usul kata kutang berasal dari masa Deandles ketika menerapkan kerja paksa di Pulau Jawa.

Para pekerja paksa yang  mengerjakan jalan dari Anyer - Panarukan merupakan warga pribumi baik laki-laki maupun perempuan. Mereka bekerja hanya mengenakan kain semacam cawat atau celana dalam dari kain yang dibebat menutupi bawah perut dan organ kelamin.

Baca juga: Cara Tepat Mencuci Pakaian Dalam dan Lingerie

Sedangkan bagian atas tubuh mulai dari pusar hingga ke leher nyaris tidak tertutup kain apapun

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.