Kompas.com - 14/10/2020, 06:30 WIB

KOMPAS.com - Beberapa orang senang menambahkan chia seeds ke dalam makanan. Misalnya, smoothie, puding, dan salad.

Ahli nutrisi Erica Zellner mengatakan, chia seeds adalah sumber nutrisi yang sangat baik.

Biji-bijian tersebut mengandung serat, protein, kalsium, mangan, magnesium, fosfor, dan omega 3.

"Chia seeds juga kaya akan antioksidan yang membantu melawan kerusakan sel-sel tubuh," kata Zellner seperti dikutip dari laman Bustle.

Konsumsi chia seeds yang disarankan adalah dua sendok makan per hari. Nah, jika jumlahnya terlalu banyak bisa menyebabkan efek samping.

Berikut ini adalah sejumlah efek samping jika terlalu banyak menyantap chia seeds.

1. Masalah gastrointestinal

Chia seeds baik untuk sistem pencernaan karena mengandung banyak serat. Tetapi terlalu banyak malah bisa membuat perut sakit.

"Asupan serat yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa gejala seperti kembung, sakit perut, diare, sembelit, atau gas," kata Zellner.

2. Tekanan darah rendah

Chia seeds mengandung omega 3 yang dapat menurunkan risiko terkena kanker atau masalah jantung tertentu.

Tapi pada orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, omega-3 berlebih dapat menyebabkan jumlah darah berkurang.

Selain itu bisa juga mengakibatkan hipotensi atau tekanan darah rendah.

3. Efek terhadap gula dara

Serat dalam chia seeds dapat memperlambat pencernaan makanan dan penyerapan makronutrien termasuk gula (glukosa AKA).

Hal itu dapat mendorong peningkatan dan penurunan gula darah ketika dikonsumsi bersama protein dan lemak lain.

Walaupun baik, konsumsi chia seeds pada orang yang sedang menjalani pengobatan gula darah harus konsultasi lebih dulu dengan dokter.

4. Memicu alergi

Chia seeds termasuk kelompok mint. Orang yang alergi terhadap mint, wijen, atau biji mustard harus berhati-hati saat memakan chia seeds.

Gejala alergi yang timbul karena konsumsi makanan antara lain diare, gatal pada bibir atau lidah, maupun anafilaksis.

5. Efek kehamilan

Chia seeds sebenarnya aman untuk ibu hamil karena membantu meredakan sembelit.

Tetapi jika sebelumnya ibu hamil tidak terbiasa mengonsumsi makanan berserat bisa menimbulkan masalah.

Sebab kehamilan membuat banyak perubahan di tubuh termasuk sistem pencernaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.