Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/10/2020, 15:48 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Sumber Popsugar

KOMPAS.com - Melompat-lompat atau melakukan gerakan jumping jack di jamar setiao beberapa hari sekali memang tidak akan bisa membuat lemak perutmu hilang.

Namun, bisakah jumping jack membantu proses pembakaran lemak perut jika dilakukan dengan tepat? Ya, tentu!

Sayangnya, hal pertama yang perlu kamu ingat adalah: kita tidak bisa menargetkan lemak di area tertentu, bahkan dengan olahraga sekalipun. Bukan hanya lemak perut, tapi semua lemak di tubuh kita.

Gerakan kardio dengan berat tubuh seperti jumping jack dapat membakar kalori dan membakar lemak secara keseluruhan. Lalu, bagaimana jika kita secara spesifik menginginkan untuk membakar lemak perut?

Dua jenis latihan jumping jack berikut bisa kamu coba untuk memaksimalkan usahamu dalam membakar lemak tubuh, termasuk di area perut:

1. Melakukan HIIT
Pelatih pribadi bersertifikasi, Ali Greenman mengatakan, cara paling efektif membakar lemak dengan jumping jack adalah memasukkannya ke dalam latihan interval intensitas tinggi (HIIT).

HIIT sendiri merupakan aktivitas berdurasi pendek dengan upaya maksimum yang diselingi dengan waktu istirahat singkat.

"Dengan menggunakan latihan kardio beban badan seperti jumping jack, mountain climber, dan burpee, kita pasti bisa mendapatkan latihan yang sangat baik untuk membantu membakar lemak," kata Ali kepada POPSUGAR.

Mengerahkan upaya optimal setiap interval aktif akan mendorong sistem kardiovaskular dan metabolisme tubuh, dan kita akan terus membakar kalori meskipun sesi olahraga telah berakhir.

Selain itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa HIIT menargetkan lemak perut secara spesifik.

Baca juga: 7 Jenis Olahraga Kardio yang Bisa Dilakukan di Rumah

Ali mencontohkan Tabata. Ini adalah salah satu bentuk HIIT, dengan durasi interval aktif selama 20 detik dan istirahat selama 10 detik.

Artinya, lakukan jumping jack sebanyak yang kamu mampu dalam waktu 20 detik, kemudian istirahat dan mengatur napas selama 10 detik, lalu mengulangi lagi urutan itu selama total empat menit.

"Denyut jantungmu seharusnya cukup tinggi saat selesai," kata Ali.

Untuk sesi penuh, gabungkan latihan tersebut dengan beberapa latihan berbeda atau gunakan sebagai penutup sesi latihan yang biasa kamu lakukan.

"Bagaimana pun, sistem untuk menaikkan dan menurunkan denyut jantung ini akan membuat tubuhmu membakar kalori dalam waktu lama, hingga setelah latihan selesai, ungkapnya.

Ini disebut sebagai excess post-exercise oxygen consumption alias konsumsi oksigen pasca-olahraga berlebih (EPOC) atau efek afterburn.

2. Menggabungkan dengan latihan beban
Sementara itu, pelatih pribadi bersertifikasi sekaligus pendiri Le Sweat, Charlee Atkins, CSCS mengatakan, jumping jack adalah olahraga seluruh tubuh yang sangat baik dan bisa digabungkan ke rutinitas olahraga apapun.

Menurutnya, cara termudah untuk berolahraga dan membakar lemak adalah menggabungkan latihan kardio dengan latihan kekuatan.

"Bagi beberapa orang, jumping jack mungkin sudah cukup sebagai gerakan kardio dan kekuatan."

"Namun, bagi orang-orang yang sudah memiliki pengalaman berolahraga, disarankan untuk menyertakan latihan ketahanan dalam bentuk angkat beban dan rutinitas latihan kardio untuk memaksimalkan hasilnya," kata Charlee.

Ia menambahkan, membentuk otot melalui latihan kekuatan akan membantu kita membakar lemak karena otot lebih aktif secara metabolik.

Semakin tinggi jumlah massa otot yang kita miliki, semakin banyak pula kalori yang akan kita bakar saat periode istirahat.

Jadi, kamu bisa melakukan jumping jack untuk membakar lemak, tetapi jangan lupa pula untuk latihan angkat beban.

Baca juga: Jumping Jack, Olahraga Mudah, Murah, tetapi Bermanfaat

Faktor lainnya yang perlu diperhatikan
Untuk bisa membakar lemak tubuh, termasuk lemak perut, kita tidak bisa hanya mengandalkan olahraga saja melainkan perlu menjalankan pola hidup sehat secara menyeluruh.

Beberapa faktor lainnya yang perlu diperhatikan jika ingin membakar lemak tubuh dan perut, antara lain:

  • Pola makan: Kurangi konsumsi lemak trans, gula tambahan dan makanan olahan. Menerapkan defisit kalori yang sehat juga akan membantu lmu menurunkan berat badan secara keseluruhan.
  • Tidur cukup: Kurang tidur dapat meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penimbunan lemak perut. Jadi, pastikan kamu tidur cukup setidaknya tujuh jam setiap malam.
  • Faktor genetik: Perlu diingat bahwa lemak, terutama lemak perut, juga dipengaruhi faktor genetik. Memang selalu ada cara untuk menghilangkannya, tetapi metabolisme tubuh juga dipengaruhi oleh riwayat keluarga kita.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Popsugar
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com