Kompas.com - 15/10/2020, 13:41 WIB

KOMPAS.co - Perilaku anak di masa depan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai yang ditanamkan orangtuanya sejak kecil. Termasuk untuk menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan.

Meskipun sederhana, manfaat cuci tangan sangat banyak. Bahkan salah satu cara terhindar dari Covid-19 adalah dengan rajin mencuci tangan.

Ketua PDUI Komisariat Jakarta Selatan dr Efmansyah Iken Lubis, MM mengatakan, anak-anak harus dibiasakan cuci tangan sedini mungkin agar terbiasa hidup bersih.

Selain itu, jangan lagi terpaku pada paradigma lama dimana cuci tangan biasanya dilakukan sebelum dan sesudah makan serta sehabis dari kamar mandi.

Anak harus mencuci tangan sesering mungkin karena tangan adalah bagian tubuh yang paling kotor. Tangan bisa menyentuh apapun yang mungkin saja di permukaannya terdapat bakteri, virus, dan jamur.

"Kalau tangan yang kotor itu langsung kucek mata, pegang hidung, masuk mulut, kuman bisa masuk," kata Iken dalam konferensi pers virtual Lifebuoy #TanganBersihUntukIndonesia, Kamis (15/10/2020).

"Jadi paradigmanya harus diubah. Cuci tangan jangan cuma sebelum dan sesudah makan atau dari kamar mandi, tapi habis main juga," tambahnya.

Baca juga: 4 Cara Mudah Ajak Balita Cuci Tangan dengan Benar

Saat ini banyak anak yang bermain menggunakan gadget. Gadget termasuk benda yang tidak steril dari kuman karena terkadang diletaklan di berbagai tempat.

Oleh karenanya, anak harus dibiasakan mencuci tangan sesering mungkin agar saat dewasa nanti hal ini menjadi kebiasaan.

Selain itu, ajar anak mencuci tangan dengan baik dan benar yaitu menggunakan air mengalir serta sabun.

Sabun berfungsi menghancurkan lemak atau lipid pada virus sehingga virusnya mati. Jadi cuci tangan dengan air saja tidak cukup.

"Lipid virus itu mudah nempel di punggung dan telapak tangan, walau disiram air tetap nempel. Makanya diperlukan sabun untuk menghancurkannya," tandas Iken.

Baca juga: Cuci Tangan dengan Air dan Sabun Paling Efektif Bunuh Kuman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.