Kompas.com - 16/10/2020, 12:30 WIB

KOMPAS.com - Kulit wajah yang mulus dan sehat menjadi dambaan setiap orang. Namun pada kenyataannya, banyak orang di Indonesia mengalami masalah pori-pori besar.

Kondisi tentunya akan memengaruhi kepercayaan diri seseorang karena berkaitan dengan penampilan.

Kamu mungkin pernah mendengar anggapan bahwa menggosokkan es batu di wajah bisa membantu mengecilkan pori-pori wajah. Apakah anggapan tersebut mitos atau fakta?

Dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp.KK mengatakan, pada dasarnya sesuatu yang hangat akan membuat pori-pori melebar dan sesuatu yang dingin akan membuat pori-pori lebih rapat.

Itulah mengapa ketika kita menjalani perawatan di klinik, misalnya, kulit wajah kita akan diberi uap panas untuk membuka pori-pori. Sementara pemberian es batu di wajah membantu menutup pori-pori.

Namun, efek itu tidak berlangsung lama.

"Itu hanya efek sesaat. Es batu kalau digunakan, saat itu juga (pori-pori) kecil tapi tentu efek jangka panjang tidak ada."

Demikian diungkapkan oleh dr. Kardiana dalam pre-event launching Rojukiss, Jumat (16/10/2020).

Menggosokkan es batu ke kulit hanya akan membuat kesan pori-pori yang lebih rapat, namun tidak ada efek jangka panjang untuk pori-pori dan kulit di sekitarnya.

Masalah pori-pori besar perlu diatasi dengan kombinasi solusi, mulai dari membersihkan wajah secara menyeluruh untuk mencegah kotoran menyumbat pori-pori, menggunakan pelembap, rajin menggunakan tabir surya, hingga perawatan eksfoliasi.

Jika kulitmu berminyak, jangan lupa melibatkan penggunaan produk dengan bahan-bahan yang dapat membantu mengecilkan pori, seperti witch hazel.

"Dengan menggunakannya secara rutin dan intens biasanya kita akan melihat hasilnya," ungkap dr. Kardiana.

Baca juga: Mengecilkan Pori-pori Wajah dengan Cara yang Benar

Penyebab pori-pori kulit membesar
Ada beberapa faktor yang dapat membuat pori-pori kulit membesar. Beberapa faktor dapat dicegah sehingga kulit kita bisa tetap tampak mulus dan sehat.

Faktor-faktor tersebut antara lain:
1. Pori-pori tersumbat
Penyumbatan bisa dikarenakan produk riasan wajah, debu atau noda yang menutup pori-pori sehingga pori-pori yang seharusnya tampak kecil menjadi tampak lebih besar.

2. Kulit berminyak
Kulit berminyak menyebabkan produksi kelenjar minyak secara aktif, sehingga saluran yang harusnya rapat menjadi lebih terbuka dan tampak. Pada akhirnya, penampang kulit di luar juga tampak lebih besar.

3. Proses penuaan
Seiring bertambahnya usia, kemampuan sel untuk beregenerasi akan berkurang, kolagen dan elastin juga mulai menyusut. Sehingga kulit yang harusnya dapat disangga dengan baik menjadi lebih kisut dan tampak ada pori-pori.

4. Faktor genetik
Beberapa orang terlahir dengan kulit yang cenderung memiliki tipe pori-pori besar dan berminyak. Dengan adanya faktor pemicu, pori-pori akan tampak semakin besar. Beberapa faktor pemicunya antara lain kulit banyak terkena sinar matahari dan terpapar polusi. Pada akhirnya, kulit akan berminyak, muncul komedo, pori-pori tersumbat, sehingga membuat kesan pori-pori lebih besar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.