Jangan Nonton Film Porno untuk Cari Gairah Seks, Apa Alasannya?

Kompas.com - 16/10/2020, 23:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Berkurangnya gairah seksual pada pasangan, terutama yang sudah menikah dianggap sebagai sesuatu yang wajar.

Sebab, pasangan yang sudah lama menikah pasti akan berada di fase jenuh atau merasa kehidupan seksualnya tidak terasa nikmat lagi.

Meski begitu, seksolog Zoya Amirin menyarankan pasangan suami istri jangan sekali-kali menonton film porno untuk mendongkrak gairah.

Baca juga: Gairah Seks Tak Semata-mata soal Wajah dan Tubuh Indah...

Sebab, film porno bukanlah solusi untuk membuat gairah seksual kembali berapi-api, tapi justru menurunkan keintiman dalam berhubungan seks.

"Menonton film porno itu seperti mengajak orang ketiga masuk ke dalam kehidupan seksual kita," kata dia dalam siaran langsung di akun Instagram @parentuniversity_id.

"Kita jadi akan membanding-bandingkan apa yang ada di dalam film porno dengan kehidupan kita yang nyata," sambung Zoya.

Baca juga: 5 Tips Kembalikan Gairah Seksual Perempuan Pasca Melahirkan

Menurut dia, demi mengeningkatkan gairah seksual sebenarnya bisa dilakukan dengan mencoba berbagai macam variasi gaya atau menggunakan sex toys, gelang rantai, dan lainnya.

Kemudian, memakai cara-cara seperti rayuan, bahasa cinta, sentuhan, berpelukan, atau berciuman bisa memicu gairah seksual.

Di samping itu, membicarakan masalah dengan pasangan juga penting untuk membangun keintiman yang ingin dicapai dalam berhubungan seksual.

Baca juga: 3 Penyebab Utama Hilangnya Gairah Seks Wanita

"Misalnya, perempuan ingin laki-laki melakukan foreplay ya harus mengutarakannya sesuai dengan apa yang dirasakan atau asertif," terang dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X