Meningkatkan Hormon Kebahagiaan, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 17/10/2020, 17:21 WIB
Ilustrasi bahagia shutterstockIlustrasi bahagia
Editor Wisnubrata

Selain oksitosin, seks dan orgasme juga menaikkan kadar endorfin dan dopamin.

4. Tidur yang cukup

Kurang tidur dapat berakibat buruk untuk kesehatan, termasuk turunnya level dopamin.

Karena menjalankan fungsi penting, berkurangnya kadar hormon kebahagiaan tersebut akan berpengaruh negatif ke berbagai sistem tubuh jika kita kurang beristirahat.

Usahakan untuk mencukupi kebutuhan tidur harian, yaitu sekitar 7-9 jam, bagi orang dewasa.

Baca juga: Sudah Tersenyum Hari Ini? Ketahui 9 Manfaat Senyum agar Lebih Bahagia

5. Memanjakan diri

Menurut studi yang dimuat dalam International Journal of Neuroscience, kadar hormon serotonin dan dopamin bertambah bila kita memanjakan diri, seperti bersantai, mandi air hangat, atau mendapatkan pijatan.

Manfaat pijat tersebut juga berpengaruh positif terhadap naiknya level endorfin dan oksitosin.
Kita bisa meminta bantuan pijat dari pasangan, untuk mendapatkan ekstra oksitosin.

Baca juga: Rajin Bersyukur Ternyata Bisa Bikin Kita Lebih Bahagia

6. Berolahraga secara teratur

Manfaat olahraga untuk kesehatan tak diragukan lagi, termasuk dari sisi psikologis. Aktivitas fisik dengan teratur dapat meningkatkan berbagai hormon kebahagiaan, termasuk endorfin, dopamin, dan serotonin.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X