Kompas.com - 20/10/2020, 17:06 WIB

KOMPAS.com – Setiap metode kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan kontrasepsi yang beragam pada dasarnya memudahkan setiap orang untuk memilih metode yang sesuai dengan kebutuhannya.

Kontrasepsi oral atau pil KB selama ini menjadi metode yang populer di Indonesia karena pemakaiannya yang praktis. Namun, tak sedikit yang mengalami efek samping tak nyaman, seperti jerawatan atau berat badan bertambah.

Khusus untuk pil KB, saat ini telah tersedia generasi baru, yaitu pil KB Elzsa yang memiliki efektivitas sampai 99 persen mencegah kehamilan, namun minim efek samping.

Dijelaskan oleh Brand Manager Elzsa, Melati Gultom, pil KB ini mengandung kombinasi Cyproterone acetate (hormon progesterone) dan Ethinylestradiol (hormon estrogen).

Berdasarkan studi dari The European Journal of Contraception & Reproductive Health Care tahun 2017, penggunaan cyproterone dan ethinylestradiol secara teratur efektif mengobati kasus jerawat parah dan hirsutisme, kondisi tumbuhnya bulu berlebih di tubuh.

“Selain itu, manfaat tambahan dari kedua hormon kombinasi tersebut mampu mengontrol siklus menstruasi,” katanya.

Baca juga: Hari Kontrasepsi Sedunia, Mengenal Jenis Kontrasepsi dan Kegunaannya

DKT Indonesia memperkenalkan pil KB Elzsa yang diklaim minim efek samping.Dok DKT DKT Indonesia memperkenalkan pil KB Elzsa yang diklaim minim efek samping.

Ditambahkan oleh Melati, pil KB ini juga menawarkan sejumlah manfaat lain, misalnya menjaga kestabilan hormone dalam tubuh, membuat siklus haid teratur, mengurangi nyeri menstruasi, hingga diiindikasikan untuk pengobatan jerawat.

“Kandungan hormone dalam pil KB Elzsa telah teruji klinis. Pil ini juga tidak menyebabkan kenaikan berat badan atau mengganggu kesuburan. Hal tersebut hanya mitos yang membuat wanita khawatir memakai kontrasepsi,” ujarnya.

Pemakaian pil KB ini juga sangat mudah. Satu pack Elzsa terdiri dari 21 butir pil salut selaput yang dikonsumsi satu per hari pada jam yang sama, dimulai dari hari pertama menstruasi.

Baca juga: Penggunaan Kontrasepsi Turun Drastis Selama Pandemi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.