Kompas.com - 22/10/2020, 11:41 WIB
Ilustrasi berpelukan Shutterstock.com Ilustrasi berpelukan

KOMPAS.com - Masa karantina di tengah pandemi Covid-19 tentu terasa sulit bagi manusia yang merupakan makhluk sosial.

Kurangnya koneksi antarmanusia membuat masa isolasi ini menjadi lebih sulit untuk dijalani. Kerinduan akan sentuhan lumrah dirasakan di masa-masa sulit ini.

Penelitian membuktikan, sentuhan dan tetap terhubung adalah kebutuhan dasar manusia.

Baca juga: Cara Baru untuk Berpelukan di Tengah Pandemi

Manusia sangat membutuhkan pelukan yang akan membuat siapa pun merasa lebih baik, dan bahkan bermanfaat bagi kesehatan.

“Manfaat kesehatan dari memberi dan menerima pelukan memang mengesankan. Pelukan memiliki efek terapeutik pada orang,” kata Psikolog Joe Rock, PsyD.

Rock mengatakan, pelukan adalah cara yang baik untuk menunjukkan kepada seseorang bahwa kita peduli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, seperti yang disebutkan tadi, pelukan bisa bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya menurunkan tekanan darah.

"Pelukan menyebabkan penurunan pelepasan kortisol, hormon stres."

"Penelitian lain menunjukkan, pelukan menurunkan tekanan darah dan detak jantung dalam situasi stres," ujar Rock lagi.

Memberi dan menerima pelukan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia.

Baca juga: Sering Berpelukan Bikin Pasangan Lebih Panjang Umur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.