Cegah Kegemukan, Anak Perlu Aktivitas Fisik Selama di Rumah

Kompas.com - 22/10/2020, 19:53 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Sejak pandemi Covid-19 melanda, semua kegiatan termasuk bersekolah dianjurkan untuk dilakukan di dalam rumah. Akibatnya, banyak anak-anak kurang melakukan aktivitas fisik.

Selain itu, selama di rumah mereka cenderung lebih sering mengonsumsi berbagai kudapan.

Hal tersebut tentunya akan meningkatkan risiko obesitas pada anak. Untuk dapat mencegah obesitas selama masa pandemi, anak-anak perlu melakukan aktivitas fisik.

Dokter spesialis anak RS Pondok Indah, dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A mengatakan, aktivitas fisik untuk anak harus disesuaikan dengan usia serta kemampuan perkembangannya.

"Bila anak masih bayi, ajak untuk bermain dalam posisi tengkurap, seperti meraih benda dengan merangkak, mendorong benda, atau bermain bola dalam posisi duduk selama 30 menit per hari," jelasnya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Sementara itu, untuk usia batita, aktivitas fisik ringan seperti berjalan-jalan di taman sambil, bermain pasir, membantu menyiram tanaman dengan total 180 menit sehari akan menjadi alternatif kegiatan fisik yang menyenangkan bagi anak.

Baca juga: Para Orangtua, Begini Cara Membiasakan Anak Berolahraga

Jika anak sudah lebih besar, tentunya membutuhkan olahraga dengan intensitas lebih tinggi yang berdurasi 60 menit dalam satu hari, misalnya main petak umpet, naik sepeda, hiking, menari, atau berlari.

"Apabila anak tidak menyukai olahraga tertentu, kegiatan harian di rumah seperti berkebun, membantu orangtua mencuci motor atau mobil, bahkan menyapu sudah merupakan bentuk aktivitas fisik yang baik," terangnya.

Sebisa mungkin, orangtua membuat variasi pilihan kegiatan setiap harinya dan libatkanlah anak yang berusia lebih besar untuk menentukan aktivitas fisik yang ingin dilakukannya.

Sebab, keterlibatan seluruh anggota keluarga saat melakukan aktivitas fisik dalam suasana yang menyenangkan juga akan membuat anak lebih bersemangat untuk berolahraga.

"Keadaan new normal ini memang mengharuskan kita beradaptasi dengan berbagai kebiasaan baru. Beri pengertian kepada anak-anak untuk dapat menjaga dirinya sendirinya dengan berolahraga," kata Cynthia.

Baca juga: Anak Kegemukan Berisiko Depresi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X