Kompas.com - 23/10/2020, 05:05 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat kita makan bersama, tidak jarang kita memerhatikan cara orang lain makan.

Ada yang menelan makanan secara cepat, dan ada pula yang santai atau tidak terburu-buru mengunyah makanannya.

Nah, rupanya orang yang makan terlalu cepat berisiko mengalami peningkatan berat badan.

Hal itu dikemukakan Norma Lowe, M.A., NASM, C.P.T., ahli gizi olahraga bersertifikat dan pelatih kebugaran di New York, AS.

"Sebagian besar orang makan sangat cepat dan sangat sedikit orang yang mengunyah makanan mereka dengan benar," katanya.

Menurut Lowe, kebanyakan orang makan begitu cepat sehingga mereka tidak sadar jika mereka sudah kenyang, dan akhirnya makan secara berlebihan atau overeating.

Baca juga: Mengapa Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?

Studi yang diterbitkan ke dalam The Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics ini menemukan fakta mengejutkan seputar kebiasaan mengunyah makanan yang terlalu cepat.

Dari studi itu, terungkap orang yang mengunyah makanan terlalu cepat berpotensi mengalami obesitas sebanyak 115 persen lebih tinggi ketimbang seseorang yang cenderung santai dalam mengunyah makanannya.

Sebaliknya, jika kita makan sedikit lebih lama, dan mengunyah makanan dengan lebih lambat, tubuh kita akan memperoleh manfaat positif.

Menurut studi tahun 2019 yang diterbitkan ke dalam jurnal Nutrients, mengunyah makanan dengan lebih lambat akan berdampak langsung pada tingkat rasa lapar seseorang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.