Kompas.com - 23/10/2020, 07:00 WIB

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, hanya sembilan persen pria AS yang mengonsumsi 2-3 mangkok sayuran yang direkomendasikan per hari.

Ahli gizi pangan University of Texas School of Public Health, Dallas, Wesley McWhorter menyarankan, para pria makan berbagai sayuran dengan warna berbeda untuk menjadi kebiasaan yang baik.

Secara khusus, masukkan kubis ungu di dalam daftar belanjaan makanan.

"Salah satu sayuran dengan nilai antioksidan tertinggi adalah kubis ungu, sangat murah, dan tahan lama," kata dia.

Baca juga: Tips Simpan Sayuran di Kulkas untuk Nia Ramadhani

"Kubis ungu juga tinggi serat, sehingga memberi makan bakteri baik di usus," sambung dia.

3. Berhenti makan malam

Banyak pria mengonsumsi banyak kalori saat larut malam. Para pria juga lebih mungkin memesan makanan antara jam 22,00 hingga pukul dua dinihari. 

Sebuah studi yang dilaporkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism edisi 2020 mendukung penelitian lain yang menunjukkan korelasi antara makan larut malam dan obesitas serta sindrom metabolik.

Dalam studi baru, para peneliti menguji darah sukarelawan yang sehat setelah mereka makan pada pukul 22.00.

Mereka menemukan, makan malam memperburuk toleransi glukosa dan mengurangi jumlah lemak yang dibakar tubuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.